TAPIN – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapin ke-60 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Tapin dan PT Bhumi Rantau Energi (BRE) untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan daerah.
Pada momen istimewa ini, PT BRE menyalurkan beasiswa prasejahtera bagi siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK/MA di Tapin yang kurang mampu, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia.
Penyerahan bantuan berlangsung meriah di panggung utama peringatan Hari Jadi Tapin. Bupati Tapin H Yamani didampingi General Manager PT BRE Joko Bagiono secara simbolis menyerahkan beasiswa kepada para pelajar yang hadir.
Bupati Tapin H Yamani mengapresiasi komitmen PT BRE yang konsisten hadir dalam membantu pemerintah daerah, khususnya melalui program pendidikan berkelanjutan.
“Di usia Tapin yang ke-60 ini, kita ingin memastikan bahwa pembangunan daerah berjalan bersama-sama. Kehadiran perusahaan seperti PT BRE yang peduli terhadap pendidikan menjadi kekuatan besar bagi kemajuan Tapin,” ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta sangat dibutuhkan untuk menciptakan generasi muda yang unggul dan siap bersaing.
“Beasiswa ini bukan hanya bantuan biaya sekolah, tetapi investasi untuk masa depan Tapin,” jelasnya.
Sementara itu, General Manager PT BRE, Joko Bagiono, menjelaskan bahwa program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung visi pemerintah daerah, terutama dalam memajukan kualitas pendidikan.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai perusahaan yang beroperasi di Tapin, tapi juga sebagai mitra pembangunan. Pendidikan adalah fokus utama CSR kami, dan kami akan terus mendukung pemerintah dalam mencetak SDM yang berkualitas,” ucap Joko.
PT BRE menyalurkan beasiswa dengan rincian Rp1 juta per siswa tingkat SMA/SMK/MA, Rp750.000 per siswa tingkat SMP, dan Rp500.000 per siswa tingkat SD.
Total bantuan mencapai Rp250 juta rupiah dan menyasar ratusan pelajar prasejahtera di Tapin.
Salah satu penerima beasiswa, Nur Sma Gladys, siswi SMAN 1 Rantau, mengungkapkan rasa gembira dan syukurnya.
“Bantuan ini sangat meringankan beban orang tua kami. Kami bisa memenuhi kebutuhan sekolah seperti buku dan seragam,” ujarnya.
Ia berharap program seperti ini bisa terus berlanjut setiap tahun.
Momentum hari jadi ke-60 menjadi simbol bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Sinergi bersama perusahaan seperti PT BRE menjadi kunci memperkuat sektor pendidikan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong percepatan pembangunan Tapin.
Melalui kerja sama berkelanjutan, Pemkab Tapin dan PT BRE menunjukkan bahwa kolaborasi yang solid dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi tumpuan masa depan daerah.

