25 Tahun Berkarya di Kaltim, Azhari Idris Pamit Tinggalkan SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi

Balikpapan — Kepala SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi, Azhari Idris menyampaikan salam perpisahan kepada insan pers dan para mitra kerja menjelang kepindahannya kembali ke Jakarta untuk menyelesaikan tugas di SKK Migas pusat.

Dalam suasana penuh kehangatan, Azhari mengungkapkan Kalimantan Timur memiliki tempat istimewa dalam perjalanan hidupnya. Ia mengaku telah menghabiskan lebih dari separuh masa pengabdiannya di industri hulu migas di wilayah tersebut sejak pertama kali bergabung dengan Unocal Indonesia pada 2001 di Balikpapan.

“Setengah umur saya habiskan di Kalimantan Timur. Kota ini sudah menjadi bagian dari kehidupan saya dan keluarga,” ujarnya.

Azhari menceritakan perjalanan kariernya yang sempat membawanya bertugas ke Jakarta dan Aceh, sebelum akhirnya kembali lagi ke Kalimantan pada 2021.

Bahkan, salah satu anaknya lahir di Balikpapan sehingga membuat dirinya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan daerah tersebut.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Kalimantan Timur yang dinilainya telah memberikan banyak pengalaman dan kehidupan bagi dirinya serta keluarga selama bertahun-tahun.

Menurutnya, selama bertugas di SKK Migas, dirinya berupaya memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri hulu migas di Kalimantan Timur, termasuk membantu perusahaan lokal mendapatkan peluang untuk terlibat dalam industri minyak dan gas bumi.

Azhari menilai Kalimantan Timur merupakan daerah yang sangat strategis dan memiliki potensi besar di sektor energi. Ia menyebut cadangan minyak dan gas bumi di Selat Makassar maupun Delta Mahakam masih menjanjikan dan menjadi berkah bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya mengajak teman-teman media untuk terus menjaga kebaikan ini dan mendukung industri migas karena sektor ini sangat penting menopang ekonomi Kalimantan Timur,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Azhari juga memperkenalkan penggantinya, Haryanto Safri yang sebelumnya bertugas di beberapa wilayah kerja SKK Migas, termasuk Sumatera dan Papua Maluku.

Ia berharap penggantinya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan insan media di Kalimantan Timur serta mampu melanjutkan hubungan harmonis yang selama ini telah terjalin.

Menutup sambutannya, Azhari menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang telah terbangun selama bertugas di Kalimantan Timur, baik dengan rekan kerja maupun insan pers.

“Kita pernah berbagi cerita, tertawa bersama, bahkan mungkin pernah kecewa bersama. Tapi semua itu bagian dari perjalanan hidup yang sangat berharga,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *