Rumah Bapak Safari Rampung 100 Persen, TMMD 127 Kodim 1015/Sampit Wujudkan Hunian Layak di Desa Tribuana

Kotawaringin Timur – Kabar membahagiakan datang dari Desa Tribuana, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Safari yang dikerjakan dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1015/Sampit akhirnya rampung 100 persen, Rabu (25/02/2026).

Rumah yang sebelumnya berada dalam kondisi kurang layak huni kini telah berubah menjadi hunian yang lebih kokoh, aman, dan nyaman bagi keluarga. Perubahan tersebut terlihat dari dinding rumah yang telah diperbaiki, atap yang lebih kuat, hingga tahap akhir pengecatan yang membuat tampilan rumah tampak lebih rapi dan bersih.

Seluruh proses pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat. Kebersamaan antara TNI dan warga dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi bukti nyata semangat kemanunggalan yang terjalin selama pelaksanaan program TMMD di wilayah tersebut.

Bapak Safari, pemilik rumah, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada para prajurit TNI yang telah membantu mewujudkan rumah yang lebih layak bagi keluarganya.

“Sekarang rumah kami sudah kuat dan tidak khawatir lagi saat hujan deras. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu kami,” ungkapnya dengan penuh haru.

Keberhasilan pembangunan RTLH milik Bapak Safari ini menjadi salah satu capaian penting dalam pelaksanaan TMMD ke-127 di Kabupaten Kotawaringin Timur. Program tersebut tidak hanya memberikan manfaat berupa pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak dan aman.

Melalui kegiatan TMMD, sinergi antara TNI dan masyarakat terus diperkuat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga, sekaligus mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *