Wujud Kepedulian Ramadan, Satbrimob Polda Kaltim Bagikan 400 Paket Takjil untuk Masyarakat Balikpapan

Balikpapan – Di bawah langit sore Balikpapan yang teduh, suasana di depan Mako Satbrimob Polda Kaltim tampak hangat dengan semangat kebersamaan pada Sabtu (14/03/2026). Komandan Detasemen Gegana, Kompol Komank Adhi Andhika, S.E., S.I.K., memimpin langsung jalannya kegiatan berbagi takjil kepada para pengguna jalan yang melintas. Aksi simpatik ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian jajaran Korps Baret Biru terhadap umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa, sekaligus menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat di tengah bulan suci Ramadan.

 

Kegiatan yang penuh keberkahan ini diikuti dengan antusias oleh personel dari Staf Makosat dan Detasemen Gegana, yang turut didampingi oleh para istri yang tergabung dalam Bhayangkari. Sebanyak 400 boks paket takjil dibagikan secara langsung kepada para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di depan markas komando. Kehadiran para personel dan Bhayangkari yang turun ke jalan dengan senyum ramah memberikan warna tersendiri, menciptakan suasana harmonis dan khidmat bagi warga yang sedang menempuh perjalanan pulang menjelang waktu berbuka puasa.

 

Bapak Sholeh, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang sedang melintas, mengungkapkan rasa terima kasihnya saat menerima paket takjil tersebut. “Alhamdulillah, pemberian ini sangat membantu saya yang masih harus bekerja di jalan saat waktu berbuka tiba. Saya sangat senang dan bangga melihat Bapak-bapak Brimob begitu peduli dengan rakyat kecil seperti kami. Semoga kegiatan ini menjadi berkah bagi seluruh anggota Satbrimob Polda Kaltim dan dicatat sebagai pahala yang berlipat ganda,” ujar Bapak Sholeh dengan penuh rasa syukur.

 

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengabdian ini merupakan manifestasi nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Sebagai sosok influencer dalam menebar kebaikan di Kalimantan Timur, beliau menyampaikan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk melatih empati. “Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk merangkul hati rakyat melalui tindakan nyata. Berbagi takjil adalah cara sederhana kami untuk berbagi kebahagiaan. Mari kita jaga kedamaian dan toleransi di bulan yang mulia ini. Teruslah mengabdi dengan ketulusan hati. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *