Balikpapan – PT PLN (Persero) kembali memfasilitasi masyarakat untuk pulang kampung melalui program Mudik Gratis BUMN. Tahun ini, sebanyak 550 warga Balikpapan dan sekitarnya diberangkatkan menuju Surabaya menggunakan transportasi laut, KM Dorolonda.
Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif bersama sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membantu masyarakat merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman. Di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, PLN menjadi salah satu BUMN yang mendapat penugasan untuk menyelenggarakan program tersebut.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UIP Kalimantan Bagian Timur, Muchamad Meiryandi, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Kuota yang disediakan bahkan langsung habis dalam waktu singkat.
“Kuota yang kami buka tahun ini sebanyak 550 orang. Pendaftaran dibuka pada 24 Februari dan alhamdulillah dalam satu hari langsung penuh karena antusiasme masyarakat Balikpapan dan sekitarnya sangat tinggi,” ujar Meiryandi.
Ia menjelaskan, jumlah peserta mudik gratis tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, PLN hanya memberangkatkan sekitar 250 peserta, sedangkan tahun ini jumlahnya lebih dari dua kali lipat.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, pesertanya bertambah. Tahun lalu sekitar 250 orang, sedangkan tahun ini mencapai 550 peserta yang akan diberangkatkan,” jelasnya.
Untuk tahun ini, PLN memutuskan menggunakan transportasi laut dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk kondisi cuaca dan efisiensi perjalanan.
“Untuk tahun ini kami hanya menggunakan transportasi kapal laut dari Balikpapan menuju Surabaya dengan berbagai pertimbangan, salah satunya faktor cuaca,” katanya.
Rencananya, para peserta akan diberangkatkan pada 14 Maret 2026 pukul 08.00 WITA dari Pelabuhan Semayang Balikpapan. Sebelum keberangkatan, peserta diwajibkan melakukan daftar ulang untuk memastikan data dan kelengkapan perjalanan.
PLN juga menyiapkan perhatian khusus bagi peserta yang membawa balita maupun ibu hamil. Pihaknya akan berupaya memberikan prioritas pelayanan selama perjalanan berlangsung.
“Kami juga mengupayakan adanya prioritas bagi ibu hamil dan balita. Untuk bayi di bawah dua tahun juga akan kami fasilitasi semaksimal mungkin selama perjalanan,” tambah Meiryandi.
Salah satu peserta mudik gratis, Arum, mengaku bersyukur bisa kembali mengikuti program tersebut bersama keluarganya. Ia mengetahui informasi pendaftaran melalui media sosial PLN.
“Saya dapat informasi dari Instagram, lalu langsung daftar. Alhamdulillah dapat tiga tiket untuk saya, suami, dan anak,” kata Arum.
Ia berencana pulang ke kampung halamannya di Lamongan, Jawa Timur, melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Menurutnya, program mudik gratis ini sangat membantu masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

