Samarinda – Atmosfer panas pertandingan lanjutan BRI Superliga 2025/2026 yang mempertemukan tuan rumah Borneo FC melawan Arema FC di Stadion Segiri, Samarinda, mendapatkan pengamanan ekstra dari jajaran Satuan Brimob Polda Kaltim pada Kamis (26/02/2026).
Satu Satuan Setingkat Peleton (SST) personel Batalyon B Pelopor bersama Subden Komposit Gegana yang dibekali kemampuan anti-anarkis dikerahkan untuk menjaga kondusivitas laga bergengsi tersebut. Tidak hanya personel, satu unit Kendaraan Taktis (Rantis) juga disiagakan di area stadion guna mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan dan memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan tertib di bawah pengawasan ketat pasukan elit baret biru.
Sebelum peluit pertama dibunyikan, serangkaian prosedur pengamanan ketat telah dilaksanakan, diawali dengan inspeksi gate dan sterilisasi seluruh area lapangan yang dipimpin langsung oleh Danyon B Pelopor, Kompol Edy Musdwiyono. Langkah ini kemudian diperkuat dengan pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin oleh Kapolresta Samarinda, Kombes Pol. Hendri Umar, untuk mematangkan koordinasi pengamanan antar-unit di lapangan. Berkat sistem pengamanan yang berlapis dan profesional, ribuan suporter dapat menikmati jalannya laga dengan nyaman hingga pertandingan berakhir dengan kemenangan telak Borneo FC atas Arema FC dengan skor 3-0.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengerahan personel dengan kemampuan khusus ini merupakan implementasi nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Beliau menyatakan bahwa fokus utama tim adalah menjamin keselamatan pemain, ofisial, dan suporter yang hadir di stadion. “Kehadiran personel Gegana dan Batalyon B di Stadion Segiri adalah untuk memberikan jaminan keamanan tanpa kompromi. Kami memastikan sterilisasi area dilakukan secara menyeluruh agar sportivitas di lapangan hijau tidak terganggu oleh ancaman apa pun dari luar,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.
Andy Rifai juga memberikan apresiasi kepada para suporter yang telah menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung. Beliau menekankan bahwa sepak bola harus menjadi sarana pemersatu, bukan pemicu perpecahan. “Kemenangan sejati adalah saat kita bisa menikmati pertandingan dengan damai dan pulang ke rumah dengan selamat. Mari kita terus jaga marwah olahraga ini dengan semangat kekeluargaan dan saling menghormati. Brimob akan selalu hadir sebagai perisai pelindung bagi setiap kegiatan masyarakat. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.

