Dua Sorti, Helikopter Caracal 15 Kali Water Bombing Karhutla IKN

Balikpapan — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) diperkuat dengan pemadaman dari udara menggunakan helikopter H225M Caracal, milik skadron 8 Lanud Atang Sendjaja, Sabtu (5/9).

Dalam pelaksanaan hari pertama ini, helikopter melakukan dua kali penerbangan atau sorti dengan total waktu sekitar dua jam sekali terbang. Sebanyak 10 kali water bombing dilakukan di sejumlah titik yang terpantau masih mengeluarkan asap.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, mengatakan sorti pertama menyasar kawasan Bukit Tengkorak.

“Di Bukit Tengkorak, berdasarkan informasi teman-teman di sana, asap sudah hilang. Sebagian juga ditangani tim darat,” ujar Danis.

Pada sorti kedua, water bombing difokuskan di kawasan antara jalan nasional dan jalan tol, tepatnya sekitar KM 47. Berdasarkan pemantauan visual, asap di lokasi tersebut cukup besar sehingga dilakukan lima kali penyiraman.

Pemadaman kemudian dilanjutkan ke sisi jalan tol sekitar KM 49 hingga KM 53 dengan empat kali water bombing. Satu penyiraman tambahan dilakukan di kawasan Wonotirto saat helikopter kembali menuju Balikpapan.

“Total yang sorti kedua ini sampai 10 kali water bombing,” jelasnya.

Danlanud Dhomer Balikpapan, Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana menyebut, hasil pemantauan setelah pelaksanaan water bombing menunjukkan titik api dengan tingkat kepercayaan tertinggi di wilayah IKN terpantau sudah kosong.

Namun, kondisi titik api dapat berubah dengan cepat sehingga diperlukan koordinasi yang lebih ketat antara tim udara dan petugas di lapangan.

“Kita butuh koordinat yang fix atau informasi yang terkini tentang situasi kebakaran, karena sejak pagi ada perubahan titik api. Jadi perlu koordinasi lebih ketat agar pelaksanaan water bombing bisa lebih efektif,” katanya.

Sementara itu, sumber air untuk water bombing diambil dari waduk dan embung terdekat. Sejumlah void atau lubang bekas tambang yang berisi air juga dapat dimanfaatkan karena berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Dukungan operasi pemadaman dari udara dilakukan untuk mempercepat penanganan karhutla di wilayah yang menjadi sasaran.

Pelaksanaan water bombing ditargetkan berlangsung selama lima hari, dengan evaluasi kondisi titik api dan laporan kebakaran dilakukan setiap hari.

Perubahan sasaran akan disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan agar setiap sorti penerbangan dapat memberikan dampak pemadaman yang maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *