BALIKPAPAN – Kabar duka datang dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Harrold Yohanes Pantouw, meninggal dunia pada Sabtu (25/7).
Almarhum ditemukan di kamar huniannya di Rumah Susun (Rusun) ASN IKN dan sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Hermina Nusantara. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Kabar duka tersebut dibenarkan oleh Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga.
“Iya benar, meninggal tadi siang,” ujar Danis saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7).
Kepergian Troy yang berlangsung secara mendadak mengejutkan jajaran Otorita IKN, rekan kerja, hingga kalangan media yang selama ini banyak berinteraksi dengannya.
Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Savitri, mengaku tidak mengetahui adanya keluhan kesehatan dari almarhum sebelum meninggal dunia. Bahkan, Troy masih sempat berkomunikasi dengan rekan kerjanya pada malam sebelumnya.
“Tadi malam masih teleponan dengan Pak Alimuddin,” kata Myrna.
Semasa bertugas, Troy dikenal sebagai sosok yang berperan penting dalam komunikasi publik Otorita IKN. Ia menjadi salah satu figur yang aktif menyampaikan perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara kepada masyarakat dan media, sekaligus menjembatani komunikasi antara Otorita IKN dengan berbagai pemangku kepentingan.
Sebelum bergabung dengan Otorita IKN, Troy memiliki pengalaman panjang di bidang komunikasi strategis, hubungan masyarakat, manajemen krisis, dan industri media. Ia pernah berkarier di sejumlah institusi, di antaranya Save the Children Indonesia dan Katadata.
Dari sisi akademik, Troy merupakan lulusan Universitas 17 Agustus 1945. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Henley Business School dan meraih gelar magister bidang Media and Communication dari Birmingham City University.
Kepergian Troy Pantouw meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan insan pers yang selama ini menjalin komunikasi dengannya. Dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung komunikasi publik pembangunan Ibu Kota Nusantara menjadi bagian dari perjalanan Otorita IKN yang akan terus dikenang.

