92 Persen Transaksi Nasabah CIMB Niaga Beralih ke Layanan Digital

Balikpapan – Transformasi digital di sektor perbankan terus mengalami percepatan. PT Bank CIMB Niaga Tbk mencatat hampir 92 persen transaksi nasabah kini dilakukan melalui kanal digital, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan yang praktis dan cepat.

Presiden Direktur sekaligus CEO CIMB Niaga, Lani Darmawan, mengatakan tren tersebut menunjukkan perubahan perilaku masyarakat yang kini lebih memilih bertransaksi melalui aplikasi dibandingkan datang ke kantor cabang.

“Saat ini hampir 92 persen transaksi nasabah CIMB Niaga sudah dilakukan secara digital. Kami mengelola hampir 9 juta nasabah yang sebagian besar telah memanfaatkan layanan digital,” ujar Lani dalam Media Breakfast di Balikpapan, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, transaksi digital dilakukan melalui aplikasi OCTO untuk nasabah ritel dan UMKM, serta OCTOBIZ yang melayani kebutuhan korporasi, komersial, dan pelaku usaha.

Lani menjelaskan, tingginya penggunaan layanan digital juga terlihat pada produk investasi dan pengelolaan kekayaan. Saat ini sekitar 38 persen transaksi wealth management, mulai dari pembelian obligasi, asuransi hingga transaksi valuta asing, telah dilakukan melalui aplikasi digital.

“Nasabah sekarang lebih nyaman melakukan transaksi melalui digital. Mereka tidak perlu lagi datang ke cabang untuk kebutuhan-kebutuhan sederhana,” katanya.

Melihat tren tersebut, CIMB Niaga terus meningkatkan investasi di bidang teknologi dengan menambah berbagai fitur pada OCTO maupun OCTOBIZ agar pelayanan menjadi semakin mudah, cepat, dan sesuai kebutuhan nasabah.

Selain itu, CIMB Niaga juga aktif mendukung program digitalisasi sistem pembayaran yang diinisiasi Bank Indonesia, termasuk penggunaan QRIS yang terus menunjukkan pertumbuhan transaksi.

Dalam pengembangan bisnisnya, CIMB Niaga mengusung strategi Advancing Customers and Society, yakni membantu masyarakat mewujudkan tujuan dan aspirasi finansial melalui layanan yang lebih berorientasi pada kebutuhan nasabah dibanding sekadar menawarkan produk.

Lani menambahkan, seluruh inovasi yang dikembangkan perusahaan mengacu pada konsep Simpler, Better, Faster, sehingga setiap layanan diharapkan menjadi lebih sederhana, berkualitas, dan cepat diakses oleh masyarakat.

Selain transformasi digital, CIMB Niaga juga tetap menjalankan berbagai program keberlanjutan melalui pemberdayaan UMKM, pendidikan, pelestarian lingkungan, hingga dukungan terhadap program percepatan penanganan stunting di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *