Kotawaringin Timur – Pengerjaan pembangunan siring badan jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 1015/Sampit terus dikebut. Salah satu faktor yang membantu percepatan pekerjaan adalah penggunaan mesin pengaduk beton atau molen yang dimanfaatkan oleh personel Satgas TMMD di lokasi kegiatan, Sabtu (14/02/2026).
Pemanfaatan mesin molen tersebut sangat membantu proses pencampuran material cor seperti semen, pasir, dan kerikil sehingga menghasilkan adukan yang lebih merata dan berkualitas. Dengan alat ini, proses pengerjaan menjadi lebih cepat dibandingkan dengan metode pencampuran manual.
Dalam pelaksanaannya, Satgas TMMD menggunakan satu unit mesin molen untuk mendukung pengerjaan sasaran tambahan pembangunan infrastruktur desa, khususnya pada pembangunan siring badan jalan yang menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.
Pasiter Kodim 1015/Sampit, Kapten Inf Sujarwo, menjelaskan bahwa keberadaan mesin molen sangat membantu dalam mempercepat proses pengecoran. Selain membuat pekerjaan lebih efisien, hasil adukan yang dihasilkan juga lebih baik sehingga kualitas konstruksi dapat terjaga.
“Penggunaan mesin molen sangat membantu mempercepat proses pengerjaan. Adukan menjadi lebih merata dan waktu kerja juga bisa lebih efektif sehingga target pembangunan dapat tercapai sesuai rencana,” jelas Kapten Inf Sujarwo.
Ia juga menambahkan bahwa suara putaran mesin molen di lokasi pekerjaan seakan menjadi penyemangat tersendiri bagi personel Satgas TMMD maupun masyarakat yang turut bergotong royong dalam kegiatan pembangunan tersebut.
Dengan dukungan peralatan yang memadai serta kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat, pembangunan siring badan jalan diharapkan dapat selesai tepat waktu. Infrastruktur yang dibangun melalui program TMMD ini nantinya diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam meningkatkan kelancaran akses transportasi serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat desa.

