ACEH BARAT – Di bawah terik mentari yang menyengat, semangat juang Tim Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar tak pernah surut. Dengan penuh dedikasi dan kerja keras, para prajurit bersama masyarakat terus bergotong royong menggali pondasi Talud Penahan Timbunan (TPT) sebagai penopang badan jalan pada sasaran fisik di Desa Pasi Aceh, Kecamatan Woyla, Rabu (18/02/2026).
Ayunan cangkul yang menghujam tanah menjadi bukti nyata pengabdian tanpa pamrih. Meski kondisi lapangan menantang dengan struktur tanah yang keras dan kontur tidak rata, para prajurit tetap bekerja penuh semangat demi mewujudkan infrastruktur yang kokoh bagi masyarakat.
Pembangunan Talud Penahan Timbunan (TPT) ini memiliki peranan vital. Selain memperkuat badan jalan, talud juga berfungsi menahan potensi longsor serta mencegah erosi yang dapat merusak akses transportasi warga. Dengan talud yang kuat, jalan desa diharapkan lebih aman, tahan lama, serta mampu menunjang aktivitas perekonomian dan pertanian masyarakat.
Di lokasi pekerjaan, sinergi antara TNI dan warga terlihat harmonis. Kebersamaan dalam gotong royong semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sejalan dengan semangat TMMD yang tidak hanya membangun fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan sosial.
Dansatgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar, Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., menyampaikan bahwa pembangunan talud tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur.
“Talud ini bukan hanya menjadi penopang jalan, tetapi juga penopang harapan warga. Harapan akan akses yang lebih baik, keselamatan yang lebih terjamin, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa setiap tetes keringat prajurit merupakan bentuk komitmen TNI untuk hadir di tengah rakyat, membantu mengatasi kesulitan, serta mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Dengan semangat pantang menyerah, Tim Satgas TMMD terus melangkah pasti. Dari galian pondasi yang sederhana, lahir kekuatan besar yang akan menopang masa depan desa agar lebih cerah, aman, dan penuh harapan.

