Perkuat Pengamanan Nataru, Kilang Pertamina Balikpapan Koordinasi Pengamanan Obvitnas

Balikpapan – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan menggelar kegiatan Koordinasi dan Komunikasi Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Banua Patra, Balikpapan, Senin (23/12/2025).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasional kilang di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat saat libur Nataru. Koordinasi pengamanan melibatkan sinergi antara fungsi Security Pertamina dengan aparat keamanan, mulai dari Kodam dan Polda Kalimantan Timur, Kodim dan Polres Balikpapan, pemerintah kelurahan, hingga Dinas Perhubungan.

Section Head Security PT KPI Unit Balikpapan, Untung Tarsono, mengatakan kegiatan ini merupakan implementasi nilai AKHLAK BUMN, khususnya nilai kolaboratif, dalam menjaga keamanan objek vital nasional.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap tercipta langkah konkret yang dapat meningkatkan efektivitas dan profesionalisme pengamanan, serta memberikan manfaat berkelanjutan,” ujar Untung.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai potensi tantangan ke depan, terutama pada momen strategis seperti perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diharapkan mampu memberikan dampak nyata, baik secara institusional maupun bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Untung juga mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan komitmen bersama. “Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal dalam mewujudkan tujuan bersama secara konsisten dan berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami berharap hasil dari koordinasi ini dapat menjadi pijakan awal untuk pengembangan program-program pengamanan selanjutnya yang lebih inovatif dan berdaya guna,” tutup Dodi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *