Balikpapan – Aktivitas hulu migas di wilayah Kalimantan dan Sulawesi tidak hanya berorientasi pada produksi energi, tetapi juga pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Kepala SKK Migas Perwakilan Kalsul, Azhari Idris, menyebutkan sepanjang 2025 program penghijauan yang dilaksanakan bersama KKKS telah melampaui target.
> “Program penghijauan yang kita laksanakan mencapai 129.281 bibit pohon atau sekitar 158 persen dari target. Ini merupakan komitmen nyata kami dalam mendukung target Net Zero Emission 2060,” ujar Azhari.
Selain aspek lingkungan, SKK Migas Kalsul juga menggelar ratusan kegiatan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
> “Hingga November 2025, realisasi kegiatan PPM telah mencapai 268 kegiatan, dengan proyeksi capaian hingga 95 persen di akhir tahun,” jelasnya.
Azhari menegaskan, keberlanjutan industri hulu migas harus berjalan seiring dengan keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah operasi.

