Balikpapan — PT PLN menyiagakan tim khusus selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi gangguan kelistrikan akibat cuaca ekstrem menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, angin kencang, dan pohon tumbang yang dapat mengganggu jaringan listrik.
General Manager PLN, Muchamad Chaliq Fadli menyampaikan, personel disiagakan dengan sistem tiga shift penuh guna memastikan respons cepat terhadap gangguan, termasuk yang terjadi pada dini hari. Tim siaga ini melakukan patroli rutin di titik-titik rawan, seperti jalur kabel udara, gardu listrik, serta area publik dengan aktivitas masyarakat tinggi.
Selain patroli, PLN juga telah melakukan inspeksi instalasi kelistrikan di ratusan lokasi, khususnya gereja-gereja yang menjadi pusat kegiatan ibadah dan perayaan akhir tahun. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan berfungsi normal dan tidak menimbulkan gangguan saat digunakan.
PLN mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar instalasi listrik, terutama saat cuaca buruk. Jika ditemukan potensi bahaya seperti pohon mendekati jaringan listrik atau kabel rusak, warga diminta segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile agar dapat segera ditangani petugas.
“Listrik membawa manfaat besar, tetapi juga memiliki potensi bahaya. Karena itu kami minta masyarakat tidak melakukan penanganan sendiri dan segera melaporkan kepada PLN,” tegasnya.
Dengan kesiapsiagaan tim siaga cuaca ini, PLN berharap pasokan listrik selama periode libur Natal dan Tahun Baru tetap aman, andal, dan mendukung seluruh aktivitas masyarakat.

