Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan mencatatkan capaian positif sepanjang tahun 2025 dengan meraih 25 penghargaan di tingkat provinsi hingga nasional. Capaian tersebut disampaikan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dalam acara Ekspos Akhir Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Launching Logo HUT ke-129 Kota Balikpapan, Senin malam (22/12), di BSCC Dome Balikpapan.
Wali Kota Rahmad Mas’ud menyebutkan, capaian tersebut diraih di tengah tantangan efisiensi anggaran daerah sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, termasuk pemangkasan dana transfer pusat yang berdampak pada APBD 2026.
“Di tengah keterbatasan anggaran, pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan dengan memprioritaskan layanan inti dan infrastruktur dasar seperti air bersih, pendidikan, persampahan, serta infrastruktur penunjang pertumbuhan IKN,” ujar Rahmad Mas’ud.
Ia mengungkapkan, alokasi dana transfer ke Balikpapan mengalami penurunan hingga 39,5 persen, dari semula Rp2,25 triliun menjadi sekitar Rp1,36 triliun. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk lebih selektif dalam menetapkan program prioritas pembangunan.
Meski demikian, Pemkot Balikpapan tetap berkomitmen menjaga kualitas layanan publik, termasuk program kesejahteraan masyarakat seperti BPJS Kesehatan dan sekolah gratis, serta mendorong transparansi dan pengelolaan anggaran yang akuntabel.
“Prestasi yang diraih ini tidak lepas dari sinergi semua pihak, mulai dari Forkopimda, DPRD, para ketua RT sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat, hingga rekan-rekan media,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Balikpapan juga meluncurkan Logo HUT ke-129 Kota Balikpapan hasil sayembara yang melibatkan partisipasi masyarakat. Logo karya Maskur R. tersebut mengusung tagline “Harmoni Menuju Kota Global”, yang merefleksikan visi Balikpapan sebagai kota global yang nyaman untuk semua dalam bingkai Madinatul Iman.
Rahmad Mas’ud berharap, logo dan tagline tersebut tidak hanya menjadi simbol seremonial, tetapi juga menjadi semangat bersama dalam menatap pembangunan Kota Balikpapan di tahun 2026.
“Masih ada pekerjaan rumah yang harus kita benahi, seperti penanganan banjir, pemerataan infrastruktur, dan pemenuhan kebutuhan air bersih. Namun dengan kebersamaan, kita optimistis Balikpapan akan terus bergerak maju,” pungkasnya.

