Lifting Minyak Lampaui Target, SKK Migas Wanti-wanti Risiko Keterlambatan Kapal

Balikpapan – Di tengah tekanan operasional dan dinamika logistik, realisasi lifting minyak di wilayah Kalsul justru melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Hingga November 2025, lifting minyak tercatat mencapai 103 persen terhadap APBN dan 106 persen terhadap WP&B.

Koordinator Operasi SKK Migas Kalsul, Damar Setyawan, menyebut capaian ini sebagai hasil kerja intensif tim di lapangan.

> “Per November, lifting minyak terhadap APBN sudah 103 persen, dan terhadap WP&B mencapai 106 persen. Ini capaian yang cukup signifikan,” jelasnya.

Namun, Damar mengingatkan masih ada risiko yang dapat memengaruhi realisasi akhir tahun, terutama terkait jadwal kedatangan kapal pengangkut.

> “Dalam dua minggu terakhir, kendala utama adalah keterlambatan kapal tiba di terminal. Kalau ini sampai lintas tahun, tentu akan berdampak langsung pada pencatatan lifting,” ujarnya.

Menurut Damar, SKK Migas terus mendorong percepatan koordinasi agar seluruh lifting dapat tercatat sebelum tutup buku Desember.

> “Fokus kita sekarang memastikan tidak ada lifting yang tertunda pencatatannya ke tahun depan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *