Sejarah Panjang Seventh Street Irish Resto, Ikon Restoran Legendaris Balikpapan Sejak 2010

Balikpapan — Seventh Street Irish Resto dikenal sebagai salah satu ikon resto legendaris di Kota Balikpapan. Resto berkonsep Irish pub ini memiliki perjalanan panjang yang dimulai sejak tahun 2010, jauh sebelum namanya dikenal seperti sekarang.

Manager Seventh Street, Ardi Furkan mengatakan Pada awal berdiri, area yang kini menjadi Seventh Street Irish Resto merupakan sebuah English–Irish resto bernama Stanford Arms. Lokasinya berada di lobi Hotel Aston Balikpapan, yang saat ini telah berganti nama menjadi Golden Tulip Hotel & Suites. Stanford Arms kala itu merupakan cabang dari Stanford Arms Jakarta yang berada di Hotel Grand Kemang.

“Sejak awal, Stanford Arms mengusung konsep old English tavern, dengan dominasi material kayu gelap, dekorasi klasik, serta atmosfer pub Eropa yang hangat. Karakter interior dan suasana inilah yang kemudian menjadi ciri khas dan tetap dipertahankan hingga kini,” ujar Ardi pada awak media, Selasa (16/12).

Memasuki tahun 2015, terjadi perubahan manajemen yang diikuti dengan pergantian nama menjadi Seventh Street Irish Resto. Meski demikian, transformasi tersebut tidak mengubah ruh dan identitas tempat ini. Gaya, ambience, serta konsep Irish pub klasik tetap dijaga secara konsisten.

Selama lebih dari satu dekade perjalanan, Seventh Street Irish Resto berkembang menjadi salah satu resto dan lounge paling ikonik di Balikpapan. Tempat ini dikenal bukan karena keramaiannya, melainkan karena memiliki basis pelanggan yang loyal serta suasana eksklusif yang membedakannya dari restoran lain.

Memasuki usia 10 tahun, Seventh Street Irish Resto menegaskan posisinya sebagai resto legendaris yang telah menjadi bagian dari perjalanan restoran di Balikpapan. Konsistensi konsep dan karakter menjadi kunci keberlanjutan Seventh Street hingga tetap relevan lintas generasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *