Antusiasme Tinggi, 550 Warga Ikuti Mudik Gratis PLN dari Balikpapan ke Surabaya

BALIKPAPAN — Program mudik gratis yang digelar PT PLN (Persero) kembali mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Tahun ini, PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) memberangkatkan 550 pemudik dari Balikpapan menuju Surabaya menggunakan kapal PELNI.

General Manager PLN UID Kaltimra Muchamad Chaliq Fadli mengatakan program mudik gratis tersebut telah dilaksanakan selama tiga tahun terakhir bekerja sama dengan Badan Pengelola (BP) BUMN.

“PLN sudah tiga tahun terakhir mengadakan mudik gratis ini dan selalu berkoordinasi dengan BP BUMN. Tahun depan insya Allah mungkin akan ada lagi program serupa,” ujar Chaliq.

Ia menjelaskan, Kalimantan Timur secara khusus dipilih menggunakan moda transportasi laut karena dinilai paling efektif untuk melayani masyarakat yang ingin pulang ke Pulau Jawa.

Menurutnya, jumlah peserta mudik gratis tahun ini juga mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau tahun lalu sekitar 250 orang, tahun ini meningkat menjadi 550 orang. Jadi memang antusiasme masyarakat sangat tinggi,” katanya.

Chaliq menambahkan, tahun ini seluruh peserta mudik dari Balikpapan diberangkatkan menggunakan kapal laut.

Berbeda dengan tahun lalu yang masih menyediakan fasilitas bus untuk rute Balikpapan menuju Banjarmasin.

“Tahun lalu ada bus dari Balikpapan ke Banjarmasin, tapi tahun ini kita fokus semuanya menggunakan kapal dengan bekerja sama dengan PELNI,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan tingginya minat masyarakat terlihat dari proses pendaftaran yang langsung penuh pada hari pertama pembukaan.

“Begitu kami buka pendaftaran tanggal 25 Februari, siang harinya kuota langsung habis. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat luar biasa,” ujarnya.

Salah satu pemudik, Yuswanto, mengaku bersyukur dapat mengikuti program mudik gratis tersebut. Ia berangkat bersama istri dan anaknya untuk pulang kampung ke Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta.

“Alhamdulillah bisa dapat tiket. Waktu pendaftaran memang harus menunggu proses verifikasi sekitar tiga hari, tapi akhirnya berhasil. Saya mudik bersama keluarga,” katanya.

Yuswanto juga mengaku senang bisa kembali mengikuti program mudik gratis karena selain membantu mengurangi biaya perjalanan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk bertemu kembali dengan teman-teman yang pernah ikut program serupa sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *