BALIKPAPAN — Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol. Endar Priantoro menegaskan pentingnya peran media dalam menjaga kualitas informasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi di masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kapolda saat menghadiri kegiatan silaturahmi antara jajaran kepolisian dan insan media di Kalimantan Timur, yang berlangsung dalam suasana Ramadan.
Dalam kesempatan itu, Kapolda mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat serta para insan media yang hadir.
Ia menyebut pertemuan tersebut digelar secara sederhana, namun memiliki makna penting sebagai upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan media.
Menurutnya, media memiliki peran yang sangat strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat.
“Peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Saat ini arus informasi begitu cepat, bahkan siapa pun bisa menyebarkan informasi melalui media sosial,” ujarnya.
Kapolda menilai kondisi tersebut membuat masyarakat kerap menerima informasi tanpa melalui proses klarifikasi maupun verifikasi yang memadai.
Ia juga mengingatkan adanya potensi munculnya disinformasi, yakni informasi yang fakta dasarnya benar namun disampaikan dengan perspektif yang berbeda sehingga menimbulkan pemahaman yang keliru di masyarakat.
“Hal seperti ini bisa menjadi pemicu munculnya kesalahpahaman bahkan konflik di masyarakat jika tidak dikelola dengan baik,” jelasnya.
Karena itu, Kapolda menilai kolaborasi antara kepolisian dan media menjadi sangat penting untuk memastikan informasi yang sampai kepada masyarakat tetap akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa media memiliki fungsi kontrol terhadap kinerja kepolisian.
Menurutnya, kritik dan masukan dari media menjadi bagian penting dalam proses transformasi Polri agar semakin selaras dengan harapan masyarakat.
“Kami ingin terus bertransformasi menjadi kepolisian sipil yang menghormati hak asasi manusia, menjunjung demokrasi, serta bekerja secara transparan dan akuntabel,” katanya.
Kapolda berharap kebebasan pers dapat terus dijalankan secara bertanggung jawab, sehingga media tidak hanya menyampaikan informasi tetapi juga turut mendidik masyarakat agar lebih bijak dalam menerima berbagai informasi yang beredar.

