Warga Desa Muara Pari Minta Pemkab Barut Perbaiki Jalan Rusak

Kondisi jalan sepanjang enam kilometer menuju Desa Muara Pari Kecamatan Lahei yang rusak.(Media Dayak/Lana)

Muara Teweh, Media Dayak

Desa Muara Pari, Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara (Barut) tergolong salah satu desa tertinggal di kabupaten Barito Utara. Warga setempat berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jalan rusak sepanjang enam kilometer menuju desa tersebut.

Pantauan lapangan, kondisi jalan mulai dari simpang jalan lama dengan jalan yang sudah digarap Perusda menuju Muara Pari rusak parah. Warga mesti berjibaku melintasi rute ini, karena banyak kubangan.

“Kami mohon pemerintah daerah memperbaiki jalan dari simpang tersebut menuju Muara Pari. Panjangnya sekitar enam kilometer, supaya desa kami tidak terisolir,”  kata Ketua RT 1 Mawan, Rabu (05/02/2020).

Menurut Mawan, jalan tersebut pernah dibersihkan oleh PT Ophir anak Medco Energy Company. Namun sejak pembersihan tiga tahun lalu, tak ada pengerasan jalan melalui proyek pemerintah, sehingga jalan kembali menjadi rusak. Sebaliknya dari simpang jalan lama, jalan sudah lumayan bagus.

“Setelah enam kilometer keluar dari Muara Pari, kondisi jalan jauh lebih baik, karena sudah ditangani Perusda. Kami bisa keluar lewat Simpang Mardi kalau hendak ke Karendan atau Luwe Hulu,” katanya.

Warga setempat, Mawan mengharapkan jalan segera diperbaiki, sehingga warga mudah melakulan mobilisasi ke desa tetangga. Dan terutama, tak ada lagi alasan bagi PLN untuk menunda pemasangan jaringan listrik.

“Desa kami termasuk desa terdekat dengan lokasi PLTMG. Ada pula potensi gas di sini. Namun kondisi jalan rusak membuat terlambat maju. Dan kami warga desa Muara Pari mengharapkan perbaikan jalan tersebut,” ucapnya.(lna/aw)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close