Terkendala Infrastruktur Desa Haragandang Tergolong Desa Terisolir

Kepala Desa (Kades) Haragandang, Herdana didampingi Sekdes Haragandang saat diwawancara wartawan terkait pembangunan infrastruktur jalan dan pembangunan desa setempat.(Media Dayak/Lana)

Muara Teweh, Media Dayak

Perkembangan dan kemajuan sebuah desa tentunya harus didukung dengan pembangunan infrastruktur yang memadai. Namun salah satu desa di Kabupaten Barito Utara (Barut), tepatnya di Desa Haragandang Kecamatan Lahei, hingga saat kini masih tergolong desa terisolasi karena belum adanya infrastruktur penghubung.

Kepala Desa Haragandang, Herdana mengatakan, hal ini tentunya yang menjadi penyebab terhambatnya pembangunan di Desa Haragandang. Hingga saat ini, akses menuju desa hanya menggunakan jalur sungai, belum ada jalur darat.

Kades Haragandang mengharapkan, pemerintah daerah dapat membangun jembatan sebagai penghubung dari Desa Karendan menuju Desa Haragandang. “Karena jalan sudah dibuka oleh pemerintah daerah, namun belum ada jembatan penghubung menuju ke Desa Haragandang,” kata Hedana.

Menurutnya, apabila jembatan dibangun oleh desa, tentunya akan menghabiskan dana yang cukup besar. Sehingga kebutuhan pembangunan desa lainnya juga terabaikan. Disampaikannya, bahwa sungai yang membentang antar Desa Karendan menuju Desa Haragandang dengan lebar seluas 29 meter.

Dia mengharapkan, pemerintah daerah dapat membangun jembatan tersebut dengan kontruksi beton, sehingga dapat bertahan lama, dan transportasi pengangkut kebutuhan pembangunan juga dapat masuk.

“Tentunya, dengan sudah adanya jalur darat menuju Desa Haragandang, pembangunan lainnya akan mengikuti seperti listrik dan perekonomian desa,” pungkasnya.(lna/aw)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close