Tenaga Dokter Harus Siap di Tempatkan Diwilayah Pelosok

Foto : Duwel Rawing

Palangka Raya, Media Dayak

DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta kepada Pemerintah untuk menempatkan tenaga medis khususnya dokter di wilayah pelosok. Pasalnya, sampai saat ini masih banyak wilayah pelosok Bumi Tambun Bungai yang kekurangan tenaga Dokter.

Menurut anggota DPRD Kalteng Duwel Rawing, sebelumnya pihak Pemerintah pusat telah mencanangkan program ‘Nusantara Sehat’, dimana melalui program tersebut Pemerintah telah menyiapkan tenaga medis khususnya Dokter yang siap ditempatkan diwilayah pelosok selama beberapa tahun, sembari menunggu Pemerintah daerah menyiapkan tenaga Dokter yang berasal dari wilayah setempat.

“Memang Pemerintah pusat telah mencanangkan program ‘Nusantara Sehat’, dimana melalui program tersebut Pemerintah telah menyiapkan tenaga medis khususnya Dokter yang siap ditempatkan diwilayah pelosok selama beberapa tahun, sembari menunggu Pemerintah daerah menyiapkan tenaga Dokter yang berasal dari wilayah setempat. Jadi Pemerintah daerah cukup koordinasi dengan Pemerintah pusat khususnya Instansi terkait yaitu Kementrian Kesehatan,” Ucap Duwel, saat dibincangi Dayak Pos, di Gedung Dewan, jalan S.Parman, Rabu (6/11) .

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas dan Kota Palangka Raya ini juga mengatakan, salah satu alasan kurang berminatnya Dokter untuk bertugas di wilayah pelosok adalah fasilitas dan tunjangan yang kurang memadai, sehingga pihak Pemerintah daerah diharapkan dapat memenuhi kedua hal tersebut.

“Biasanya, para tenaga medis khususnya Dokter, tidak mau ditempatkan diwilayah perlosok dikarenakan minimnya fasilitas serta tunjangan yang kurang memadai. Oleh karena itu, Pemerintah daerah diharapkan dapat memenuhi kedua hal tersebut, sehingga meningkatkan para tenaga medis untuk bertugas dipelosok,”Tandas politisi dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini.

Selain itu, sambungnya, apabila sejumlah unsur seperti Fasilitas, gaji dan tunjangan telah terpenuhi tetapi masih enggan ditempatkan diwilayah pelosok, Pemerintah disarankan untuk menahan izin praktek maupun mencabut izin praktek dari Dokter yang bersangkutan. Pasalnya, hal perlu ada ketegasan dari Pemerintah daerah agar tenaga Dokter bersedia untuk ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia termasuk diwilayah pelosok.

“Salah satu solusi kalau memang tidak mau ditempatkan di wilayah pelosok, cabut saja izin prakteknya atau jangan dikeluarkan izinnya. Intinya, Pemerintah harus mengambil sikap tegas. Jangan sampai tenaga dokter malah menumpuk di wilayah perkotaan, tetapi masyarakat dipelosok tidak bisa mendapat layanan kesehatan secara langsung dari karena selama ini, untuk mendapat layanan kesehatan yang memadai, masyarakat pelosok harus datang jauh-jauh ke Kabupaten,” Pungkasnya.(Nvd)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close