Tanah Longsor Timbun Poros Jalan Tumbang Miri – Napoi

Tanah longsor menimbun poros Jalan Tumbang Miri – Tumbang Napoi, tepatnya di Desa Tumbang Siruk.(Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Camat Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Jhonson Ahmad, menyampaikan, akibat curah hujan dengan intensitas cukup tinggi pada Minggu (9/2) malam dan Senin (10/2), menyebabkan tanah longsor menimbun poros Jalan Tumbang Miri – Tumbang Napoi, tepatnya di Desa Tumbang Siruk.

“Akses jalan (di Desa Tumbang Siruk), seharian penuh lumpur. Dua titik terjadinya tanah longsor di Desa Tumbang Siruk, menyebabkan akses jalan hanya bisa dilewati kendaraan roda dua, kata Jhonson, Selasa (11/2).

Tanah longsor menimbun poros Jalan Tumbang Miri – Tumbang Napoi, tepatnya di Desa Tumbang Siruk.(Media Dayak/Ist)

“Dengan peralatan manual, masyarakat bergotong royong menyingkirkan tanah longsor itu, sehingga saat ini sudah bisa dilalui,”kata Jhonson.

Jhonson menjelaskan, sebagian jalan Kabupaten yang menghubungkan Tumbang Miri-Tumbang Sian, Tumbang Napoi-Tumbang Manyoi, Tumbang Masukih-Rangan Hiran, Tumbang Masukih-Tumbang Hatung dan Tumbang Sian-Napoi, saat ini mengalami kerusakan

Tanah longsor menimbun poros Jalan Tumbang Miri – Tumbang Napoi, tepatnya di Desa Tumbang Siruk.(Media Dayak/Ist)

“(Kerusakan)semakin parah apabila musim hujan. Ada belasan titik kubangan yang rusak, dan hanya bisa di lewati mobil double gardan,”katanya.

Ini tentunya, tambah dia, harus menjadi perhatian, sehingga kerusakan itu dapat diatasi, dan transportasi barang serta manusia menjadi aman dan lancar.

“Ruas jalan Tumbang Miri-Tumbang Napoi panjangnya  36 kilometer,dan Tumbang Napoi – Harowu yang merupakan desa paling ujung hulu Miri, panjangnya 25 kilometer,”pungkas Jhonson. (Nov)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close