Suriawan: Adipura Merupakan Penghargaan yang Pretisius

CEK TONG SAMPAH-Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Barito Utara, Nailil Fasihah, saat melakukan pengecekan tong sampah disalah satu sekolah dalam kota Muara Teweh, dalam rangka penilaian Adipura tahun 2019, beberapa waktu lalu. (Media Dayak : ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Utara (DLH Barut) telah melaksanakan rapat koordinasi bersama dinas instansi terkait dalam rangka persiapan penilaian Adipura tahun 2019.

“Kita sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan pihak Kecamatan dan Kelurahan, dan merekalah yang memberikan himbauan kepada masyarakat yang ada di Muara Teweh,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Barito Utara, Ir Suriawan Prihandi, Kamis (7/11) di Muara Teweh.

Sedangkan katanya, untuk kegiatan sosialiasi juga sudah dilakukan melalui bidang terkait di DLH.

“Mudahan-mudahan dengan dukungan seluruh masyarakat di daerah ini apa yang kita harapkan bisa tercapai untuk meraih Adipura,” kata Suriawan didampingi Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Nailil Fasihah, Kamis (7/11).

Dijelaskannya, Adipura merupakan penghargaan yang pretisius, penghargaan yang sangat bagus, dimana Pemerintah Kabupaten Barito Utara layak untuk diberikan dari sisi pengelolaan lingkungan hidup yang baik.

Lebih lanjut Suriawan, untuk mendukung kegiatan penilaian Adipura tersebut, pihaknya juga telah membagikan puluhan tong sampah di beberapa titik pantai. Tong sampah ini dibagikan ke beberapa wilayah seperti pemukiman, sekolah-sekolah, RSUD, terminal, dan pelabuhan.

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Nailil Fasihah menambahkan untuk lokasi pemantauan yaitu pasar, jalan, sekolah, RSUD, terminal dan pelabuhan, hutan kota, TPA, perkantoran.

Penilaian nantinya akan dilakukan dari Kilometer 13 Tempat Pembuangan Akhir (TPA) jalan negara Muara Teweh-Puruk Cahu, tempat penumpukan akhir sampah, kantor dan taman lingkungan hidup.

Selanjutnya Kantor Bupati Barito Utara, SDN 5 Melayu, SMPN 2, Pasar Pendopo, Pelabuhan, Pasar PBB, RSUD Muara Teweh, SMAN 1, SMAN 2, taman stadion Swakarya, dan perumahan Jalan Wira Praja.

“Kami dari Dinas Lingkungan Hidup juga berharap agar masyarakat kabupaten Barito Utara agar mencintai lingkungan bersih, jangan membuang sampah disembarang tempat. Dalam penilaian tersebut bobot nilai yang paling tinggi yaitu pengelolaan sampah di TPA,” kata Nailil Fasihah.

Sementara Kepala Bidang Tata Kota pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Barito Utara, Simamoraturahman mengatakan, bahwa Dinas PUPR melalui bidang Tata Kota yang menangani kebersihan dan persampahan di daerah ini.

“Kita harapkan kabupaten Barito Utara tahun ini bisa meraih piala Adipura sebagai kado buat pemerintah daerah,” katanya.

Ia juga mengatakan dalam hal kebersihan kota dan tentang bagaimana pengelolaan sampah dikota Muara Teweh.

“Untuk itu, kami minta dukungan dari semua elemen masyarakat dalam penanganan sampah ini, agar dalam penilaian piala Adipura kabupaten Barito Utara meraih yang terbaik,” katanya yang akrab disapa Mora ini saat dihubungi melalui telpon, Kamis (7/11). (lna)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close