Setelah Demokrat, Gerindra dan Nasdem, Abdul Razak Rangkul PDI Perjuangan Di Pilkada 2020

Penyerahan berkas pendaftaran Abdul Razak, ke DPD Partai PDI Perjuangan, kemarin.(Media Dayak/Novan)

Palangka Raya, Media Dayak

     Keseriusan Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Abdul Razak, untuk berpartisipasi dalam ajang pesta Demokrasi tahun 2020 sudah tidak diragukan lagi. Pasalnya, Politisi senior ini telah mendaftar di 4 Partai, diantaranya yaitu Partai Demokrat, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Nasdem dan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan .

“PDI Perjuangan merupakan salah satu Partai Besar yang berhasil memenangkan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pilkada sebelumnya, oleh karena itu tidak ada salahnya apabila saya bersilaturahmi dan berjalan beriringan dengan PDI Perjuangan, saat pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2020,”Ucap Abdul Razak saat dibincangi media ini, usai menyerahkan berkas Pendaftaran bakal Calon Gubernur (Bacagub), di Sekretariat DPD PDI Perjuangan, jalan RTA. Milono, Sabtu (28/9).

Anggota DPRD Provinsi Kalteng terpilih Periode 2019-2024 ini juga menegaskan, dengan mendaftarkan diri ke 4 Partai besar ini, keseriusan dirinya untuk memenangkan ajang perebutan kursi KH 1 sudah tidak diragukan lagi dan saat ini, hanya tinggal mengikuti proses pelaksanaan Pilkada tersebut.

“Jelas saya serius untuk ikut memeriahkan pesta Demokrasi tahun 2020, hal ini dibuktikan dengan kebulatan tekad saya untuk mendaftar ke 4 Partai besar yaitu Demokrat, Gerindra, Nasdem dan PDI Perjuangan. Sekarang kita hanya mengikuti seperti apa jalannya proses Pilkada tersebut,”Terang Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Lamandau dan Sukamara ini.

Dikatakan Razak, saat ini Golkar telah mendapatkan 7 kursi di Provinsi, namun hal tersebut belum mencukupi persyaratan untuk mengusung Bacagub yang mengharuskan minimal 9 kursi, sehingga Partai Golkar harus berkoalisi untuk memenuhi persyaratan tersebut.

“Saat ini, Golkar mendapatkan 7 kursi dan masih kekurangan 2 kursi dari minimal 9 kursi untuk mengusung bakal calon Gubernur, oleh karena itu kita harus berkoalisi dengan Partai lain untuk melengkapi jumlah kursi tersebut dan saat ini, dengan mendaftarnya saya ke 4 partai saya rasa sudah mencukupi persyaratan,”Pungkas Mantan Bupati Kabupaten Kobar ini.(Nvd)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close