Sekda: Langkah Selanjutnya Lelang Jabatan

Sekda Barito Utara H Jainal Abidin bersama tim penilai job fit, di aula BappedaLitbang beberapa waktu lalu.(Media Dayak/Lana)

Muara Teweh, Media Dayak

Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara (Sekda Barut) mengatakan, guna mengatasi kejenuhan, penyegaran, limit atau batas waktu jabatan, dan mengisi kekosongan jabatan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara melaksanakan dua langkah,  yaitu job fit dan lelang jabatan.

Job fit telah dihelat pada tanggal 27 Februari lalu yang diikuti 17 pejabat, yakni Melpadona, Ledianto, Masdulhaq, Inriaty Karawaheni, Edy Nugroho, Iman Topik, Yaser Arapat, Fery Kusmiadi, Setia Budi, Iwan Rusdani, Hajrannor, Hendro Nakalelo, Suriawan Prihandi, Muhlis, Jufriansyah, Aprin Siaga, dan Siti Nornah Iriawati.

Sedangkan tiga pejabat, yaitu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Iwan Fikri pensiun per 1 Maret 2020 dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Koperasi dan UKM Tenggara Teweng, bakal pensiun per April 2020, serta Kepala Inspektorat Elpi Elpanop selaku anggota tim penilai, sehingga tidak mengikuti job fit.

Menurut Sekda H Jainal Abidin, hasil job fit ini dilaporkan kepada Komisi ASN, jika turun hasil dan persetujuan dari KASN, Pemkab Barito Utara melanjutkan laporan kepada Kemendagri. Terkait hal itu, berhubung ada Surat Edaran Mendagri bahwa daerah pelaksana Pilkada dilarang melantik pejabat enam bulan sebelum pendaftaran kepala daerah dan paling cepat enam bulan setelah pelantikan kepala daerah. 

“Ini yang harus diluruskan dulu. Aturan tersebut bagi daerah yang melaksanakan Pilkada. Jangan sampai muncul anggapan karena Bupati Barito Utara ikut Pilkada, kita terkena aturan itu. Kita bukan pelaksana Pilkada, Provinsi Kalteng dan Kotim daerah penyelenggara Pilkada,” ucap H Jainal.

Setelah ada persetujuan dari KASN dan Kemendagri, barulah Pemkab Barito Utara dapat melantik atau menggeser pejabat definitif sesuai dengan tujuan pelaksanaan job fit. “Lelang jabatan dapat dilakukan setelah pelantikan pejabat definitif,” jelas H Jainal.

Hal ini katanya termasuk mengakomodir posisi jabatan kosong yang diisi Pelaksana Tugas atau Plt. Adapun jabatan kosong saat ini, antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Badan Kesbangpol, dan menyusul Kepala Dinas Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Koperasi dan UKM. Di luar itu, ada beberapa dinas yang juga diisi oleh Plt.

Sekda H Jainal mencontohkan, misalnya jabatan Kadis PUPR digeser menjadi Asisten II, itu termasuk job fit. Lalu jabatan Kadis PUPR yang kosong bisa saja diisi melalui lelang jabatan.  “Nantinya pelantikan pejabat definitif dan lelang jabatan sekalian termasuk untuk eselon III dan IV,” kata Sekda H Jainal Abidin.(lna/aw)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close