Rungan-Manuhing Layak Jadi Kabupaten Baru

Ketua Komisi Komisi A DPRD Kalimantan Tengah Freddy Ering  bersama sejumlah anggota dewan memantau lahan yang akan dijadikan lokasi Kabupaten Rungan Manuhing, beberapa waktu lalu. (Media Dayak/ist)

Palangka Raya, Media Dayak

  Ketua Komisi A DPRD Kalimantan Tengah Freddy Ering menyebut Kecamatan Rungan dan Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, layak dijadikan daerah otonomi baru atau kabupaten baru.

Kelayakan tersebut karena wilayahnya sangat luas dan memenuhi semua unsur untuk dijadikan kabupaten baru telah terpenuhi, kata Freddy di Palangka Raya, Selasa (29/1).

“Apalagi panitia pembentukan Kabupaten Rungan Manuhing itu telah menyediakan lahan seluas 3.000 hektar, yang terletak antara Desa Bereng Jun hingga Jakatan Raya,” ucapnya.

Kalangan Komisi A DPRD Kalteng bersama Biro Pemerintahan Provinsi Kalteng, baru-baru melihat langsung lahan yang telah disiapkan untuk lokasi daerah otonomi baru yang bernama Kabupaten Rungan Manuhing.

Selain meninjau lahan, pihaknya juga melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, panitia pembentukan Kabupaten Rungan Manuhing, dan sejumlah elemen masyarakat.

“Tujuan daerah otonomi baru itu kan dalam rangka mempercepat pembangunan, mendekatkan aksessibilitas pelayanan kepada masyarakat. Jadi, kami dari Komisi A DPRD Kalteng mendukung penuh. Jangankan 100 persen, 1000 persen pun kami berikan dukungan,” kata Freddy.

Sementara Ketua panitia DOB Rungan-Manuhing Suprapto Sungan mengatakan, usulan DOB itu disampaikan bukan semata-mata hanya untuk memisahkan diri dari Kabupaten Gumas, melainkan upaya percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Dia mengatakan jarak pelayanan kepada masyarakat di sekitar Kecamatan Rungan dan Manuhing masih cukup jauh dari Kuala Kurun, ibukota Kabupaten Gunung Mas. Untuk itu, usulan DOB daerah Rungan-Manuhing ini sebenarnya sudah lama, sebelum terbentuknya Kabupaten Gumas.

“Tapi karena saat itu, pemekaran Gumas masih terkendala sejumlah Kecamatan makanya saat ini atas keputusan bersama mendukung dahulu pemekaran Gumas. Nah sekarang ini usulan itu kita sampaikan lagi kepada pemerintah,” kata Suprapto.(Ant/Lsn)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close