Kebhinekaan Harus Dijaga dan Dipelihara

Camat Kurun Holten dan Kapolsek Kurun Ipda Noviandhi W B berfoto bersama peserta rapat sosialisasi pemantapan forum sosial Kelurahan Kuala Kurun.(Foto/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Kebhinekaan dalam masyarakat harus terus di jaga dan dipelihara. Kebhinekaan harus difahami dan diamalkan melalui sikap toleransi,persatuan dan kesatuan dan menghargai orang lain.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Tasa Torang menyampaikan hal pada rapat sosialisasi pemantapan forum keserasian sosial, Kelurahan Kuala Kurun,Kecamatan Kurun di GPU Tampung Penyang, Kamis(26/9).

Tasa mengingatkan masyarakat Kelurahan Kuala Kurun, masyarakat Kecamatan Kurun dan Gumas umumnya untuk tetap memperkuat persatuan dan kesatuan dalam keragaman yang ada di masyarakat.

Diversitas itu sebuah keniscayaan yang harus terus dirawat dalam hubungan di masyarakat dengan mengedepankan komunikasi yang baik dan saling menghormati,” jelas Tasa dalam paparannya yang cukup panjang.

Camat Kurun Holten menyampaikan pentingnya penanaman nilai-nilai moral yang dimulai dari keluarga, dimana orang tua memberikan teladan yang baik kepada anak-anaknya.

“Pengenalan ajaran agama kepada anak sedari usia dini sangat penting supaya anak nantinya dapat tumbuh dan berkembang dengan kepribadian yang baik. Kita manusia tidak sempurna, tapi dengan nilai-nilai agama yang didengar,itu menjadi penuntun bagi kita untuk tidak terjerumus pada perbuatan yang menyimpang dari nilai-nilai agama,” terang Holten.

Holten pun minta masyarakat Kelurahan Kuala Kurun dan masyarakat Kecamatan Kurun umumnya untuk memahami dan mempraktekan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara yang mempersatukan masyarakat Indonesia.

“Nilai-nilai dalam Pancasila serta kearifan lokal, harus terus terpelihara dalam masyarakat, untuk mewujudkan masyarakat yang bersatu dalam perbedaan dan tetap hormat menghormati. Derajat kita sama, tidak boleh ada yang merasa dirinya lebih, mari kita hidup dengan kerendahan hati,” seru Holten.

Kapolsek Kurun Ipda Noviandhi W B  dalam paparannya menyoroti  konflik SARA dan faham radikalisme. Faham radikalisme kata Novi, pihaknya sudah melakukan tindakan preventif dan represif (penindakan).

Ia pun minta masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial (Medsos). Saring setiap informasi yang ada di medsos sebelum di sharing.

“Masyarakat harus tetap menjaga kebhinekaan, persatuan dan kesatuan dan terus merawat toleransi,” tukas Novi.

Kegiatan di hadiri Lurah Kuala Kurun, beberapa tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ketua RT/RW dan undangan lainnya.(Nov/Lsn)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close