Pintu Masuk Sungai dan Darat di Perketat

Foto : Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng yang dipimpin oleh Leonardo S Ampung saat gelar pers release di Media Center Covid-19 di Kantor Gubernur Kalteng, Minggu (22/3) ( Media Dayak/Humas Prov)
Palangka Raya, Media Dayak
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah (Kalteng) Yulindra Dedi mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi Kalteng melalui Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng telah menginstruksikan untuk mengawasi pintu masuk jalur darat dan sungai, pengawasan tersebut dilakukan bersama stakeholder lainnya di daerah ini.
Hal tersebut dilakukan untuk mengantipasi penyebaran Covid-19 dari berbagai daerah yang masuk ke daerah ini, melalui jalur darat dan sungai, lantaran, saat ini hampir seluruh wilayah Kalimantan memiliki kasus positif virus corona.
“Kami telah melakukan komunikasi dengan Balai Transportasi Darat Wilayah VI Kalteng untuk membangun posko pengawasan pada titik perbatasan antar provinsi. Posko pengawasan itu didirkan di Jembatan Timbang Pasar Panas Barito Timur, kemudian di Kapuas dan Lamandau,” terangnya Yulindra Dedy saat gelar pers release di Media Center Covid-19 di Kantor Gubernur Kalteng, Minggu (22/3).
Ia mengatakan, nantinya untuk pengawasan akan melibatkan semua pihak, baik itu TNI dan kepolisian dan dinas terkait lainnya untuk bersama-sama mencegah penyebaran covid-19.
“Posko terpadu ini akan memantau seluruh lalu lintas orang yang datang dari wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur,” ungkapnya.
Sehingga semua orang yang masuk wilayah Kalteng akan diperiksa kesehatannya, untuk memastikan tidak ada orang yang terduga Covid-19 masuk wilayah provinsi ini.
“Kami sudah menyepakati agar posko yang ada di jembatan timbang itu dijadikan sebagai tempat pengawasan orang yang datang dari wilayah perbatasan. Dengan cara ini kita bisa meminimalisir penyebaran virus corona,” pungkasnya.(Media Dayak/Hms Pemprov)
image_print
Menampilkan lebih banyak
Close