Penyakit Kaki Gajah Disebabkan Nyamuk

Asisten I Setda Gumas Ambo Jabar didampingi Kadinkes dr Maria Efianti berfoto bersama narasumber dan peserta sosialisasi dan advokasi POPM Filariasis dalam rangka peningkatan cakupan minum obat di Gumas.(Media Dayak/Novri JK Handuran).

Kuala Kurun, Media Dayak

     Filariasis atau penyakit kaki gajah disebabkan cacing filaria yang ditularkan melalui nyamuk. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit tropis terabaikan yang masih menjadi masalah kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Gunung Mas(Gumas)membacakan teks sambutan Sekda Yansiterson itu kala membuka sosialisasi dan advokasi POPM Filariasis dalam rangka peningkatan cakupan minum obat di Kabupaten Gumas, Kamis(26/9)di aula Hotel Lising.

“Upaya besar telah dimulai dengan pencanangan bulan eliminasu kaki gajah(BELKAGA)1 Oktober 2015 oleh Menteri Kesehatan. Dengan dilaksanakannya BELKAGA diharapkan seluruh Kabupaten endemis filariasis telah mulai melaksanakan pemberian obat pencegahan secara massal(POPM)pada tahun tersebut setahun sekali selama lima tahun berturut-turut,” jelas Ambo.

Khusus untuk Kabupaten Gunung Mas,kata mantan Camat Kurun itu,tahun ini merupakan tahun ke empat dalam pelaksanakan POPM filariasis,dan tahun 2020 merupakan tahun terakhir(tahun ke lima)POPM filariasis.

“Tentunya untuk bisa mencapai target-target diatas,diperlukan komitmen dan dukungan bersama antara Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan pelaksanaan POPM  filariasis tersebut,” kata Ambo.

Kadis Kesehatan Gumas dr Maria Efianti dalam laporannya mengatakan tujuan kegiatan menjaga kesinambungan pelaksanaan BELKAGA sesuai harapan dengan menyelesaikan pengobatan filariasis di Kabupaten Gumas selama lima tahun kedepan(tahun 2020),evaluasi pelaksanaan POPM firasiasis dan cacing tahun 2018,mengingatkan kembali masyarakat untuk minum obat firasiasis massal guna memutuskan mata rantai penularan serta penyebaran penyakit kaki gajah dan advokasi kepada pemerintah dan lintas sektor untuk mencegah penyakit kaki gajah dan upaya peningkatan cakupan minum obat filariasis melalui dukungan dari lintas sektor dan lintas program serta terkoordinasinya kegiatan BELKAGA tahun 2019.

“Narasumber kegiatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah,Kepala Bidang P2P dan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas.Peserta kegiatan,tenaga kesehatan Puskesmas dari 12 Kecamatan yang ada serta pegawai Kecamatan,” ungkap Maria.(Nov/Lsn)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close