Pengelolaan Parkir Dinilai Semerawut

Palangka Raya, Media Dayak

         DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai pengelolaan parkir di Kota Palangka Raya saat ini, semakin semerawut.

Menurut anggota DPRD Kalteng Ina Prayawati, Senin pagi dia ada mengunjungi sekaligus berbelanja di kawasan pasar besar Palangka Raya, dari pengamatannya pengelolaan parkir di kawasan ini sangat semerawut dan jauh dari kata oengelolaan parkir yang profesional.

Padahal jika hal tersebut dikelola secara baik, akan mendatangkan keuntungan sendiri bagi pemerintah kota (Pemko) dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Pengololan parkir di pasar besar semerawut dan seenaknya,”Ucap Ina, dalam pesan WhatsApp yang disampaikan kepada Media ini, Senin (27/5), kemarin

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) IV, meliputi Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, Barito Timur dan Barito Selatan ini juga meminta kepada pihak pengelola, untuk segera membenahi sistem pengelolaan parkir di kawasan tersebut agar terlihat rapi dan tidak semerawut. Pihak pengelola jangan hanya mengambil untung dalam mengelo parkir terapi malah berefek terhadap jeleknya kawasan perkotaan.

“Buat pengelola jangan hanya ambil untung besar tapi pengeloan sangat jelek, kejadian ini saya alami sendiri saat kesana,” tegasnya.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga meminta kepada pihak Pemko Palangka Raya untuk segera mengevaluasi para pengelola parkir di wilayah itu. Karena kalau terus dibiarkan akan menambah kesemerawutan kota.

“Inikan kewenangan Pemko, kita minta pengawasannya dievaluasi dan diperketat. Di atur yang benar parkir mobil dimana, motor tersendiri dan untuk arah masuk yang samping pom bensin hendaknya satu arah aja jadi lebih tertata dan mengurangi macet dan semerawut,”Harap anggota Komisi C yang membidangi Pendidikan dan Kesehatan ini

Selain itu, Pemko melalui dinas terkait jangan sampai tutup mata terhadap masalah ini. Karena kalau terjadi pembiaran akan berpengaruh terhadap keindahan dan penatan kota ini.

“Dinas terkait jangan tutup mata, ini Kota Cantik kita harus tata, awasi jangan sampai ini berlarut-larut dan tidak ada tindakan,”Pungkasnya.(Nvd)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close