Penderita DBD Terus Bertambah, 12 Kasus Di Awal Tahun

RSUD MUARA TEWEH

Muara Teweh, Media Dayak

Penderita penyakit demam berdarah (DBD) di wilayah Kabupaten Barito Utara (Barut) kian hari semakin bertambah banyak. Berdasarkan data terakhir pihak RSUD Muara Teweh, sejak awal bulan hingga tanggal 12 Januari 2020, jumlah penderita DBD yang ditularkan dari gigitan nyamuk aedes aegypt dan datang berobat ke rumah sakit telah mencapai 12 orang.

Jumlah ini belum termasuk dengan penderita DBD yang berobat ke Puskesmas-Puskesmas atau pun ke Dokter-Dokter yang membuka praktek.

Direktur RSUD Muara Teweh, drg Dwi Agus Setijowati melalui Kabag Humas RSUD Muara Teweh, Agus Redha, Selasa (14/1) mengatakan, sejak awal bulan Januari hingga tanggal 12 Januari 2020 ada 12 orang pasien yang berobat ke rumah sakit.

Terhadap mereka telah dilakukan penanganan oleh tim medis dan penderita DBD ini didominasi oleh anak-anak. Jumlah kasus DBD ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan musim penghujan yang terjadi di daerah ini.

“Sampai hari Minggu sore, jumlah pasien ada 11 orang yang masih dirawat inap. 9 orang diantaranya masih menunggu hasil Laboratorium, sementara 2 orang lagi masih positif DBD,” katanya.

Ia juga mengatakan, pasien dengan penyakit DBD ini mulai masuk ke RSUD Muara Teweh sejak bulan November 2019 sampai dengan Januari 2020.

“Untuk pasien yang masuk dan dirawat bulan November dan Desember 2019 sebanyak 51 kasus. Untuk bulan November ada 11 kasus dan Desember 40 kasus,” katanya.(lna/aw)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close