Penangkaran Benih Padi di Pematang Karau Aman dari Banjir

Kepala Dinas Pertanian Barito Timur bersama Kepala BPP Pematang Karau dan Kepala Desa Kupang Bersih, ikut menanam padi.(Media Dayak/Ist)

Tamiang Layang, Media Dayak

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Barito Timur Riza Rahmadi turun ke lapangan untuk meninjau desa-desa yang menjadi tempat penangkaran benih padi di Kecamatan Pematang Karau sekaligus ikut menanam padi.

“Saya datang ke sini untuk memantau terkait intesitas hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir, kita bersyukur bahwa lahan sawah yang juga jadi tempat penangkaran padi ini tidak ada yang kebanjiran,” kata Riza di Desa Kupang Bersih Kecamatan Pematang Karau. Selasa (14/1/2020).

Dia berharap sawah-sawah yang ada di Desa Kupang Bersih produktivitasnya juga dapat meningkat setelah adanya normalisasi beberapa sungai di Kecamatan Pematang Karau.

“Saya berharap petani disini bisa tanam padi dua kali bahkan tiga kali dalam setahun,” imbuh Riza.

Sementara itu, Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Pematang Karau, Yudhi Irwanto menjelaskan, di Kecamatan Pematang Karau terdapat 3 (tiga) Kelompok Tani penangkar benih padi yaitu di Desa Kupang Bersih Kelompok Tani Kari Hapakat, Desa Ketab Kelompok Tani Nobilahi dan di Desa Lampeong Kelompok Tani Mekar Sari.

“Benih yang ditangkar di tiga desa di Pematang Karau ini yaitu benih unggul padi lokal Siam Busu,” kata Yudi.

Terbebasnya lahan sawah penangkaran padi tersebut, menurutnya, berkat Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) yang dijalankan pada tahun 2019.

Programa Serasi merupakan program yang diluncurkan Kementerian Pertania dan kegiatannya meliputi perbaikan infrastruktur jaringan tata air, tanggul, jalan usaha tani, pintu air, pompanisasi, alsintan, dan saprodi serta escavator.(Rhf/aw)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close