Pemprov Kalteng Kurangi Jam Kerja ASN

Habib Ismail

Palangka Raya, Media Dayak

       Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) secepatnya tanggap mengambil kebijakan berkenaan dengan kabut asap akibat dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang ada di daerah ini.

Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya menyebutkan selama kondisi asap memprihatinkan maka jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dikurangi.

Habib menyebutkan, dampak kabut asap dari karhutla ini tidak hanya melumpuhkan satu sektor saja, melainkan beberapa bidang lain seperti pendidikan dan pekerjaan termasuk pelayanan bagi ASN. Pemprov Kalteng telah berkoordinasi dengan kabupaten/kota dalam hal meliburkan anak-anak sekolah.

“Selain meliburkan anak sekolah kami juga mengurangi jam kerja ASN, tapi itu menyesuaikan. Jika memang kabut asapnya pekat maka jam masuk kerja dimundurkan, tetapi jika kabut sudah menurun maka jam masuk kembali normal seperti biasa,” katanya saat diwawancarai di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng, Senin (16/9).

Dijelaskannya, dalam Surat Edaran (SE) yang diterbitkan oleh Pemprov Kalteng pengaturan jam kerja ASN yang semula masuk pukul 7.30 WIB menjadi pukul 08.00 WIB. Sementara itu untuk jam pulang kerja tidak mengalami perubahan, tetap pukul 15.30 WIB.

“Sedangkan untuk kegiatan diluar ruangan juga dikurangi terutama senam kesegaran jasmani yang dilaksanakan setiap hari Jumat,” jelasnya kepada media.

Sementara itu, khusus untuk jam kerja di lingkup Rumah Sakit Umum Daerah dan UPT Kesehatan, Perangkat Daerah (PD) terkait dapat mengatur jam kerja sendiri, tetapi harus berdasarkan acuan dengan mempertimbangkan keadaan kabut asap. Jangan sampai, kondisi asap sudah membaik tetapi jam kerja masih dikurangi.

“Sampai saat ini kami belum memastikan pengurangan jam kerja ini sampai kapan karena menyesuaikan kondisi asap,” tegasnya. Ditambahkannya, pengurangan jam kerja ini agar tidak mengurangi semangat pelayanan kepada masyarakat. (YM)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close