Pemprov Gelar Stressing Entry Meeting dalam rangka Review Terhadap Laporan Keuangan Pemda

Sekda Kalteng Fahrizal Fitri saat membuka kegiatan Stressing Entry Meeting dalam rangka Review Terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng Tahun Anggaran 2019, di Aula Kantor Inspektorat Kalteng, Senin (10/2) (Media Dayak/ Yanting).

Palangka Raya, Media Dayak

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) gelar Stressing Entry Meeting dalam rangka Review Terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng Tahun Anggaran 2019. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Fahrizal Fitri ini, dihadiri oleh seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkup pemerintah provinsi Kalteng.

Mewakili Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran Sekda Kalteng Fahrizal Fitri mengatakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan salah satu bentuk pertanggungjawaban keuangan pemerintah daerah yang diatur didalam UU no 17 Tahun 2003 tentang keuangan negara dan peraturan pemerintah nomor 58 Tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah.

“Disebutkan dalam peraturan pemerintah tersebut disampaikan bahwa Gubernur wajib menyampaikan laporan keuangan kepada DPRD dan masyarakat umum, setelah dilakukan audit oleh badan keuangan daerah,” ujar Fahrizal Fitri di aula kantor Inspektorat Kalteng, Senin (10/2).

Melalui kegiatan Review Terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng Tahun Anggaran 2019, pihaknya mengharapkan jika masih ada laporan yang kurang baik maka masih ada kesempatan melakukan perbaikan, sebelum laporan tersebut di serahkan ke Badan Pemeriksa Keuangan.

“Jika nanti ada ditemukan pada proses ini yang akan merugikan negara, saya berharap kepada para perangkat daerah untuk segera menindaklanjuti temuan-temuan tersebut,” paparnya kepada media usai membuka kegiatan.

Pihaknya juga berharap, kedepan berkenaan dengan penyelenggaraan laporan keuangan daerah harus memenuhi standar akuntansi pemerintah.

“Demikian juga untuk pihak inspektorat untuk terus mengawal, sehingga laporan tidak sampai melanggar ketentuan-ketentuan administrasi pemerintah,” pungkasnya.(Ytm/Lsn)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close