Pemko Melepas liarkan Benih Ikan Dan Bantuan Perahu

Wali Kota Palangka Raya Farid Naparin secara simbolis menyerahkan benih ikan kepada salah satu warga Kereng Bengkirai, Rabu (19/6). (Media Dayak/Darmawanto)

Palangka Raya, Media Dayak

      Selain sebagai salah satu bagian obyek wisata di kota Palangka Raya, pelabuhan Kereng Bengkirai yang terkenal dengan sebutan danau hitam nantinya juga akan menjadi tempat bertumbuh kembangnya ikan-ikan sungai.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin melepas liarkan empat (4) jenis benih ikan sungai di danau hitam Kereng Bengkirai dan juga memberikan bantuan berupa sepuluh (10) perahu kepada nelayan.

Pelepas liaran benih ikan atau Restoking di danau hitam ini nantinya akan menjadi tempat berkembangnya ikan sungai.

Keempat jenis benih ikan sungai itu adalah ikan gabus (haruan), ikan biawan (tambakan), batok (papuyu), dan kalabau yaitu merupakan kerjasama dukungan bantuan Balai Budidaya Air Tawar (BPBAT) Provinsi Kalsel tepatnya daerah Mandiangin.

Dalam sambutannya Wali Kota Fairid Naparin mengatakan, dengan adanya pelepas liaran benih ikan sungai di danau hitam maka danau hitam bukan hanya sebagai obyek wisata, saja akan tetapi menjadi danau yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar danau, terangnya.

Lanjutnya lagi harapannya agar masyarakat sekitarnya dapat dan mampu mengembangkan memproduksi atau mengolah ikan sungai sebagai jenis makanan yang nanti dapat menjadi nilai jual.

Jumlah benih ikan yang di lepas liarkan sebanyak 72.000 ekor meliputi ikan  Papuyu 37.000, ikan Baiwan 23.000, ikan Kelabau 10.000 dan ikan Gabus 2000 ekor, Rabu (19/06).

Sedangkan bantuan perahu, merupakan kepedulian pemerintah kota kepada masyarakat sekitar sebagai sarana mencari ikan, karena sebagian besar masyarakatnya adalah nelayan, ucap Fairid.

“Tujuan pelepasliaran benih ikan ini adalah sebagai bentuk atau upaya dari Dinas Perikanan yang bekerjasama dengan BPBAT Mandiangin untuk mengembang biakan ikan air tawar,” jelasnya.(Dmt/Lsn)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close