Pemkab Bartim Mulai Tes Perangkat Desa Hari Ini

Sekda Bartim, Eskop usai memantau pelaksanaan tes perangkat desa bersama Wakil Bupati Barito Timur Habib Abdul Saleh.(Media Dayak/Ist)

Tamiang Layang, Media Dayak

Tes penerimaan perangkat desa se-Kabupaten Barito Timur dengan sistem CAT (Computer Assisted Test) dimulai hari ini, Senin 20 Januari 2020.

Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Timur, Eskop saat memantau langsung pelaksanaan tes perangkat desa di SMA Negeri 1 Tamiang Layang, mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Timur tetap konsisten untuk melaksanakan tes perangkat desa ini sekalipun ada berbagai argumen yang berkembang di masyarakat, baik yang mendukung maupun yang menolak.

“Tes perangkat desa ini semata-mata kita menjalankan peraturan perundang-undangan yang ada, memang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 Tentang Pemerintahan Desa, bahwa untuk pengangkatan perangkat desa itu dilakukan dengan sistem seleksi,” kata Eskop saat meninjau pelaksanaan tes bersama Wakil Bupati Barito Timur Habib Abdul Saleh.

Sistem seleksi, lanjutnya, ada dua macam yakni sistem manual dan sistem CAT, namun Pemerintah Kabupaten Barito Timur memilih sistem CAT Karena hasil tes tidak dapat diintervensi oleh siapapun.

“Jadi dalam pelaksanaan tes CPNS maupun tes yang lain banyak menggunakan sistem CAT karena independensinya dapat dipertanggungjawabkan,” imbuh Eskop.

Tahun 2020 ini, sambung Eskop, Pemerintah akan menggaji perangkat desa setara dengan PNS golongan II (dua), yang kisaran upahnya Rp2,5-3 juta. Dengan upah yang cukup besar tersebut maka idealnya perangkat desa harus menguasai permasalahan di desa dan profesional dalam bekerja.

“Kalau kita membayar mahal, kita harus mencari yang kinerjanya benar-benar seimbang dengan yang kita bayar, tidak lain dengan sistem seleksi yang kita terapkan sekarang,” tambahnya.

Eskop juga menjelaskan bahwa dalam setiap sesi tes, peserta diberikan waktu 100 menit untuk mengerjakan soal. Peserta tes langsung dapat melihat sendiri hasil tes atau nilainya sesaat usai mengikuti tes.

“Pelaksanaan tes dilakukan selama enam hari mulai hari ini Senin hingga Sabtu atau 20-25 Januari 2020,” tutup Eskop.(Rhf/aw)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close