Pemberitaan Tiga Parpol Dicoret Rugikan PKPI!

Heri A Junas

Kuala Kurun, Media Dayak

          Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Heri A Junas mengaku kecewa terhadap pemberitaan salah satu media di Kalimantan Tengah (Kalteng) edisi Sabtu (23/3) yang berjudul Tiga Parpol Dicoret.

“Pemberitaan itu saya anggap kampanye hitam karena merugikan PKPI Gunung Mas, membuat kebingungan konstituen kami, membuat resah teman-teman Caleg (Calon Legislatif) dari PKPI Gunung Mas,” tegas Joe, panggilan karib Heri A Junas kepada sekelompok pewarta, Sabtu (23/3) malam.

“Berita itu harusnya berita berimbang, namun Itu tidak. Karena dalam  isi beritanya tidak secara detail menyebut nama-nama Kabupaten di Kalteng yang Parpolnya dicoret. Di Kalteng ini, ada empat Kabupaten yang PKPI tidak bisa ikut Pemilu 17 April mendatang, yakni PKPI Kabupaten Kota Waringin Barat, PKPI Kapuas, PKPI Lamandau, dan PKI Seruyan. PKPI Gunung Mas tidak ada masalah dan tetap ikut Pemilu 17 April 2019,” sambung Joe.

“Saya pikir, tidak seharusnya mereka membuat judul seperti itu. Harusnya dikatakan, ada beberapa Kabupaten di Kalteng yang Parpol nya tidak bisa mengikuti Pemilu 17 April 2019. Jadi tidak semua Parpol yang tidak bisa ikut Pemilu. Di Gunung Mas, hanya Partai Bulan Bintang yang tidak bisa mengikuti Pemilu 17 April mendatang,” tukas wakil rakyat Dapil satu tersebut.

Akibat pemberitaan itu, menurut Joe, banyak Caleg kususnya Caleg PKPI Gumas  dan konstituen PKPI Gumas yang menelponnya, mempertanyakan kebenaran berita itu, bahkan pimpinan Parpol lainpun ada yang menelponnya.

“Itu karena pemberitaaan yang miskin informasi, dan itu sangat riskan bagi Caleg PKPI Gunung Mas, bagi elektabilitas mereka, membuat ambiguitas bagi konstituen kami, dan menimbulkan kesan seolah olah ketiga Parpol, salah satunya PKPI, tidak bisa ikut Pemilu 17 April mendatang, dan berita itu rawan dipolitisir oleh lawan politik kami,” seru Joe.

Seharusnya, Joe mengatakan, pengayaan sebuah berita, menjadikan berita itu baik, berimbang, akurat dan tidak merugikan pihak lain.

Caleg PKPI Gumas itupun mengaku sudah mengkomunikasikan pemberitaan itu dengan Dewan Pimpinan Provinsi PKPI Kalteng untuk langkah selanjutnya dengan harapan konstituen dan Caleg PKPI Gumas tidak lagi dalam keresahan dan kebimbangan. Namun kembali pada kepercayaan mereka terhadap PKPI sebagai Parpol yang ikut Pemilu 17 April 2019.

“Seluruh Caleg PKPI, Kader, konstituen, simpatisan dan masyarat Gunung Mas, saya berharap tidak terpengaruh dengan pemberitaan yang merugikan itu. PKPI dan Caleg PKPI Gunung Mas tetap mengikuti Pemilu 17 April 2019. Dan semua Caleg PKPI, semoga berhasil dalam perjuangan menjadi anggota DPRD Gunung Mas, membangun daerah ini menjadi semakin maju dan meningkat kesejahteraan masyarakatnya,” pungkas Joe.(Nov)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close