Pembangunan di Barut Terus Berjalan

PERBAIKAN JALAN DESA-Bupati Barito Utara, H Nadalsyah didampingi Kabid Bina Marga Dinas PUPR ketika melakukan peninjauan perbaikan jalan desa di daerah ini, belum lama ini. (Media Dayak/ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Sejak dilantik sebagai bupati Barito Utara (Barut) terpilih pada 23 September 2013 lalu, hingga periode kedua, (2019-2024). Untuk periode 2019-2024 ini bupati Barito Utara, H Nadalsyah dan wakil bupati Sugianto Panala Putra sudah satu tahun menjabat sebagai bupati dan wakil bupati.

Dan sudah enam tahun berjalan H Nadalsyah memimpin Barito Utara. Pada Selasa tanggal 24 September 2019 lalu adalah tahun pertama Bupati H Nadalsyah dan Wakil Bupati Sugianto Panala Putra menjabat sebagai bupati periode 2019-2024.

 “Dan satu tahun berjalan kepemimpinan saya dan pak Sugianto Panala Putra pada tanggal 24 September 2019. Alhamdulillah pemerintahan berjalan dengan baik dan lancar atas kerjasama semua antara Sekda, SOPD terkait dan seluruh ASN yang ada di kabupaten Barito Utara serta dukungan masyarakat di daerah ini,” kata bupati Nadalsyah saat di wawancarai wartawan satu tahun kepemimpinannya.

Dan katanya meskipun dengan APBD Barito Utara hampir satu tahun ini belum ada peningkatan dikarena adanya pengaruh krisis global yang ada, sehingga kita dana transfer, ataupun pendapatan APBD Barito Utara hampir stagnan dalam beberapa tahun terakhir ini.

Sementara kata bupati yang akrab disapa H Koyem ini juga mengatakan, kebutuhan setiap tahun selalu meningkat baikpun penambahan PNS, kenaikan gaji dan lain sebagainya. Jadi kita harus bekerjasama dengan DPRD setempat, bagaimana mensiasati dan mengelola keuangan daerah dengan sebaik-baiknya, sehingga pembangunan pun bisa terus berjalan dan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Barito Utara.

 “Untuk itu, sebisa mungkin mengelola keuangan kita, mana yang urgen dan prioritas itulah yang kita kedepankan. Jadi teman-teman media tolong sosialisasikan juga kepada kepada masyarakat terkait usulan-usulan yang masih terpending (tertunda), ada yang sudah dijalankan dan ada yang belum,” jelas Nadalsyah.

Hal tersebut ucap Nadalsyan tidak lain dan tidak bukan dikarenakan hanyalah keterbatasan anggaran.

“Kami sudah menyusun rencana-rencana pembangunan untuk masyarakat di daerah ini. Dan dalam pembanguna tidak ada pilih kasih, mana yang urgen itu yang kita dahulukan, seperti perbaikan-perbaikan jembatan yang ada di beberapa kecamatan. Disamping pendiidkan dan kesehatan yang harus kita utamakan,” pungkasnya. (lna/Lsn)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close