Musrenbang Kecamatan Sinkronkan Hasil Perencanaan Desa

MUSRENBANG TEWEH TIMUR – Wakil Bupati (Wabup) Sugianto Panala Putra bersama Ketua DPRD Hj Mery Rukaini dan Wakil Ketua II DPRD Sastra jaya serta kepala perangkat daerah lainnya saat menghadiri Musrenbang di Kecamatan Teweh Timur, Selasa (11/2). (Media Dayak : Diskominfosandi Barut)

Muara Teweh, Media Dayak

Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan kembali dilaksanakan. Pada Selasa (11/2) Musrenbang di laksanakan di dua Kecamatan yakni Kecamatan Gunung Purei dan Kecamatan Teweh Timur.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan, Drs Ledianto membuka secara resmi Musrenbang Kecamatan Teweh Timur, di aula Kecamatan Teweh Timur, Benangin, Selasa (10/2) kemarin.

Bupati Barito Utara, H Nadalsyah dalam sambutannya yang dibacakan oleh Drs Ledianto mengatakan kepada camat, lurah dan kepala desa serta masyarakat bahwa tujuan dari kegiatan musrenbang ini adalah menyinkronkan hasil-hasil kesepakatan Musrenbangdes yang akan digunakan untuk menyempurnakan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021, yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan tahunan sebagai landasan penyusunan RAPD tahun 2021.

Dalam sambutannya Bupati Nadalsyah juga menyampaikan untuk sanggup menghadapi segala tantangan dan hambatan dalam bekerja dengan bekerja cerdas tanpa melupakan kerja keras dan selalu berpijak pada segala peraturan atau ketentuan yang berlaku.

“Serta luruskan niat melakukan sesuatu semata-mata demi mensejahterakan masyarakat Kabupaten Barito Utara yang kita banggakan. Masyarakat harus mampu membaca perubahan dinamika dan paradigma pembangunan yang begitu cepat, harus bisa jemput bola dan berpacu dengan waktu serta mampu merebut peluang dan kesempatan yang ada,” kata Ledianto membacakan sambutan tertulis bupati.

Ia juga menyampaikan bahwa kemampuan membaca dinamika perubahan dan paradigma pembangunan tersebut harus diaplikasikan mulai dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021.

“Oleh karena itu, rumusan dan formulasi perencanaan pembangunan hendaknya mencerminkan sifat-sifat perencanaan yang partisipatif, local planning, bottom-up planning, sustainable dan berwawasan lingkungan, serta bersifat anggaran pendekatan berbasis kinerja, yaitu anggaran yang mengutamakan kepada upaya pencapaian hasil kinerja atau out-put,” ucapnya.

Pada kesempatan itu juga Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyerahkan bantuan obat-obatan secara simbolis serta memberikan penetesan vitamin A pada balita di aula Kecamatan setempat.(lna)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close