Masyarakat Mendukung PON XX di Papua

Oleh : Windu Devina )*

Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX 2020 akan dilaksanakan di Papua. Masyarakat pun mendukung dan mengapresiasi kesiapan Papua sebagai tuan rumah karena akan mampu mempromosikan Papua kepada dunia.

Papua tengah bersiap dalam menyambut gegap gempita Pekan Olahraga Nasional yang akan dilaksanakan pada tahun ini. PON XX merupakan gelaran multievent pertama yang dilaksanakan di provinsi paling timur Indonesia tersebut, tentu saja segala persiapan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga panitia penyelenggara tercurah untuk gelaran 4 tahunan tersebut.

Dengan adanya gelaran PON XX, venue-venue dibangun megah, pembangunan venue tersebut diharapkan tidak hanya untuk gelaran PON saja, tetapi juga bisa dipakai oleh masyarakat Papua sebagai arena olahraga bagi masyarakat, sehingga kelak akan lahir atlet-atlet berbakat asal bumi cenderawasih.

       Mantan Kapten Persipura Jayapura, Eduard Ivakdalam mengaku dirinya kagum dengan venue-venue yang telah dibangun di empat cluster. Menurutnya, dengan begitu Papua sudah sangat siap menjadi tuan rumah PON XX 2020.

       Senada dengan kekaguman tersebut, mantan pemain terbaik Liga Indonesia 1996, Ronny Wabia mengatakan, bahwa dirinya sangat mendukung perhelatan pesta olahraga terbesar di Indonesia itu.

       Ronny optimis, bahwa dengan digelarnya event PON XX di Papua ditambah dengan pembangunan sejumlah venue megah, akan menjadi wadah lahirnya atlet-atlet potensial dari Tanah Papua di masa mendatang.

       Ia berharap, pada event PON XX nanti atlet-atlet Papua bisa meraih prestasi terbaik di rumah sendiri.

       Sementara itu, Kementerian BUMN dan Pemerintah Provinsi Papua telah bersepakat untuk membentuk tim khusus yang akan bekerjasama dalam mensukseskan penyelenggaraan PON XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI tahun 2020.

       Hal tersebut diungkapkan oleh Rini Soemarno selaku Menteri BUMN. Ia mengatakan, pihaknya akan melihat programnya semua. Jadi ia telah bertemu dengan pak Gubernur untuk kemudian melihat apa saja yang masih dibutuhkan untuk mensukseskan PON.

       Rini mengaku bahwa dirinya akan mendorong seluruh BUMN di Indonesia untuk mensuport pelaksanaan PON di Papua, selain itu juga akan mempromosikan potensi pariwisata di Bumi Cenderawasih sehingga masyarakat Indonesia di luar Papua akan dapat mengenal Papua secara menyeluruh.

       Secara khusus, Rini juga berharap agar transaksi pembelian saham PT Freeport Indonesia dapat selesai akhir tahun 2019 sehingga perusahaan tersebut dapat menopang penyelenggaraan PON XX di Papua.

       Gayung-pun bersambut, Gubernur Papua Lukas Enembe mengapresiasi Kementerian BUMN karena telah mendukung penuh pelaksanaan PON XX. Ia mengatakan, Bu Menteri sangat memahami dan respek terhadap pelaksanaan PON di Papua. Bu Rini mengatahui peran dan tugasnya dalam menggerakkan semua BUMN di lingkungan kementeriannya untik mensukseskan PON.

       Lukas juga menambahkan, bahwa dukungan dari PT Freeport pada gelaran PON tersebut akan lebih dimaksimalkan sehingga penyelenggaraan PON di Papua bisa terlaksana dengan baik.

       Dukungan dari Kementerian BUMN tersebut dilandasi oleh Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2017 tentang dukungan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XX dan Pekan Paralimpik Nasional XVI Tahun 2020 di Provinsi Papua, dalam Inpres tersebut, Presiden menginstruksikan agar Menteri BUMN dapat memfasilitasi pemberian dukungan oleh BUMN dalam bentuk sponsorship dan promosi PON XX dan PEPARNAS XVI.

       Selain itu BUMN juga diharapkan memberikan fasilitas di bidang kebandarudaraan dan kepelabuhan untuk menyediakan fasilitas penyambutan (hospitaling).

       Pada kesempatan berbeda, PDAM Jayapura juga akan mendukung pelaksanaan PON XX di Papua. Direktur PDAM Jayapura Entis Sutisna mengatakan, pihaknya akan memanfaatkan Danau Sentani menjadi air baku atau air siap diminum untuk menambah kapasitas air bersih dan jumlah air yang didistribusikan kepada masyarakat maupun untuk kebutuhan PON XX Papua nanti.

       Ia mengatakan, pengelolaan Danau Sentani nantinya akan dibangun pemerintah pusat. Saat ini tinggal proses penggunaannya saja dan pasti higienis sesuai dengan Permenkes, sebab hal ini telah menggunakan alat modern dan telah memenuhi syarat kesehatan.

       Untuk sementara waktu, penyediaan air minum untuk PON XX nantinya PDAM Jayapura telah menyediakan 6 titik air siap minum yang dibangun di beberapa titik di wilayah kota Jayapura. Tentunya penggunaan kran siap minum dipastikan harus lolos uji baik fisik maupun kimianya.

       Pelaksanaan PON tentu menjadi event bergengsi sekaligus membanggakan bagi Papua, dengan adanya perhelatan tersebut banyak sektor yang kemudian ikut terlibat demi suksesnya multievent 4 tahunan tersebut.      

)* Penulis adalah pengamat sosial politik

      

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close