LKPJ Gubernur Kalteng TA 2019 Diserahkan

Sekda Kalteng Fahrizal Fitri menyerahkan materi LKPJ Gubernur Kalteng Akhir Tahun Anggaran 2019 usai penyampaian pidato pengantar Gubernur Kalteng terhadap 2 (dua) Raperda provinsi Kalteng kepada Wakil Ketua DPRD Kalteng Jimmy Carter di ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Senin (17/02/2020). (Media Dayak/Yanting)

Palangka Raya, Media Dayak

Gubernur provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalteng terhadap pelaksanaan APBD Provinsi Kalteng Tahun Anggaran 2019. 

Laporan tersebut disampaikan Gubernur melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Fahrizal Fitri di Rapat Paripurna ke-9 masa persidangan I (Pertama) tahun sidang 2020, DPRD Kalteng dalam agenda penyampaian pidato pengantar Gubernur Kalteng terhadap 2 (dua) Raperda provinsi Kalteng, di ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Senin (17/02/2020).

“Penyampaian LKPJ Kepala Daerah adalah pertanggungjawaban Gubernur KaIteng kepada DPRD Provinsi Kalteng, agar mengetahui dan mendapatkan informasi langsung tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang merupakan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kepala daerah tahun anggaran 2019,” ujar Gubernur melalui sambutan tertulisnya.

Gubernur mengatakan, LKPJ tersebut menjelaskan tentang arah kebijakan umum pemerintahan daerah, pengelolaan keuangan daerah secara makro, termasuk pendapatan dan belanja daerah, penyelenggaraan urusan desentralisasi, penyelenggaraan tugas pembantuan dan penyelenggaraan tugas umum pemerintahan. 

“Dapat saya sampaikan bahwa mengenai pengelolaan keuangan daerah Provinsi Kalteng, realisasi Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp4 Triliun Iebih atau 101,5 persen dari target direncanakan. Hal ini bila dibandingkan dengan realisasi pendapatan Tahun Anggaran 2018, jumlah realisasi secara nominal pencapaian target mengalami kenaikan,” jelasnya.

Pihaknya mengungkapkan, apabila dirinci lebih lanjut, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sampai dengan tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp1,783 Triliun Iebih atau sebesar 105,30 persen dari target yang direncanakan sebesar Rp1,693 Triliun Iebih. Dana Perimbangan atau Dana Transfer terealisasi sebesar Rp3,178 Triliun lebih atau 99,01 persen dari target sebesar Rp3,210 Triliun lebih. 

Adapun Lain-Iain Pendapatan Daerah Yang Sah realisasinya sebesar Rp36,513 Milyar lebih atau 161,65 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp22,587 Milyar lebih.

Untuk Belanja Langsung APBD Tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar Rp2,598 Triliun Iebih, atau 109,30 persen lebih tinggi dari Belanja APBD Tahun 2018 sebesar Rp2,377 Triliun lebih. Sedangkan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun 2019 sebesar Rp1,603 Triliun Iebih.

“Sepanjang Tahun 2019 Pemerintah Provinsi Kalteng beserta jajaran senantiasa berkomitmen untuk tetap optimal dalam melaksanakan berbagai program dan kegiatan sebagai implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD), sehingga menghasilkan beberapa capaian kinerja pembangunan,” bebernya 

Gubernur menyebutkan beberapa capaian kinerja Pemprov Kalteng diantaranya, pertumbuhan ekonomi Kalteng sebesar 5,31 persen (sampai dengan triwulan III Tahun 2019) di tengah tekanan perekonomian global.

“Tingkat Pengangguran Terbuka per Agustus 2019 sebesar 4,10 persen, serta Penilaian Opini Badan Pemeriksa Keuangan yang tetap dapat dipertahankan dalam posisi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima tahun berturut-turut. Tugas dan fungsi serta tanggung jawab kita bersama, sehingga mampu memberi kontribusi optimal bagi kemajuan untuk Kalteng yang Berkah,” pungkasnya.(Yanting/aw)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close