Legislator : Pejabat Tak Perlu Takut Disadap KPK

Foto : Ferry Khaidir

Palangka Raya, Media Dayak

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Ferry Khaidir menyambut positif undang-undang yang memperbolehkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan penyadapan terhadap aparatur penjabat (ASN).

“Penyadapan yang dilakukan KPK dalam rangka pengawasan saya rasa bagus-bagus saja. Sepanjang mereka melakukannya dengan aturan dan ketentuan, tak perlu takut,”Ucap Ferry, saat dibincangi media ini, di Gedung Dewan, jalan S.Parman, Selasa (1/10).

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) II, meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan ini mengatakan bahwa KPK tentu bekerja profesional dalam melakukan penyadapan.

“Sepanjang  tidak berbuat yang menyalahi aturan, kenapa harus takut,” tegasnya.

Politisi muda dari PDI Perjuangan ini juga meyakini bahwa penyadapan yang dilakukan oleh aparat hukum anti rasuah ini juga tidak akan menggangu aktivitas penjabat negara. “Dalam melakukan penyadapan KPK juga ada aturan untuk itu. Maka saya rasa tidak akan menggangu aktivitas yang dilakukan. Tentunya sepanjang KPK melakukan penyadapan sesuai aturan,” tambah putra Bupati Seruyan, Yulhaidir ini.

Dikatakan, bahwa secara pribadi dia melihat bahwa penyadapan yang dilakukan bagi penjabat negara tidak akan sampai menganggu aktivitas ataupun kebebasan hidup sehari-hari.

“Kalau saya melihatnya tidak ada masalah soal sadap-menyadap oleh KPK. Intinya tetap bekerja sesuai aturan/ketentuan dan tidak melakukan perbuatan melanggar hukum baik korupsi, kolusi nepotisme (KKN),” tegasnya.

Ferry juga mengaku santai menyikapi di sahkanya UU KPK khususnya soal kewenangan KPK melakukan penyadapan. Bahkan dia menyatakan bahwa pengawasan hukum memang sangat penting, dalam rangka menciptakan percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dari kota hingga ke pelosok-pelosok desa, termasuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Kotim dan Seruyan.

“Peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat secara merata adalah hakekat dari tujuan pembangunan bangsa ini. Perhatian akan pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pariwisata dan lainya mutlak harus diperhatian dan diperjuangkan,” pungkas politisi muda yang berencana maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kotim 2020 mendatang ini.(Nvd)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close