Legislator: Masyarakat Jangan Kenakan Perhiasan Berlebihan

Nenie Adriati Lambung

Palangka Raya, Media Dayak

        Legislator Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah Nenie meminta kepada masyarakat di daerah itu tidak memakai perhiasan terlalu berlebihan ketika sedang melakukan aktivitas sehari-hari di luar rumah karena rawan menjadi sasaran tindak kejahatan.

“Menggunakan perhiasan boleh saja tapi sesuaikan dengan momen, karena kalau salah momen bisa mengundang para pelaku kejahatan untuk beraksi,” kata Nenie Adriati Lambung di Palangka Raya, Kamis (7/11).

Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya itu mengingatkan kepada masyarakat, bahwa dalam beberapa minggu ini aksi kejahatan jalan raya dengan modus operandi perampasan barang berharga marak terjadi.

Dia meminta masyarakat yang berdomisili di daerah itu lebih waspada. Warga diminta menghindari kawasan yang gelap atau kurang penerangan karena biasanya pelaku kejahatan mengincar para korbannya di lokasi yang sepi serta gelap.

“Kalau bisa sih jangan melintas di jalan gelap dan sepi. Kalau toh terpaksa, tidak ada salahnya membawa teman. Selain itu, barang-barang berharga disimpan dengan baik di dalam tas,” ucapnya.

Masyarakat diimbau tidak tutup mata terhadap munculnya tindak kejahatan jalanan ini. Apabila ada peran masyarakat maka aksi kejahatan seperti pencurian rumah kosong, jambret serta lain sebagainya, tidak akan terjadi.

“Saya yakin masyarakat kita sudah meminimalisir masalah tindak kejahatan seperti itu. Alangkah baiknya lagi masyarakat harus peka dengan keberadaan orang-orang yang mencurigakan yang bisa membahayakan warga atau diri kita sendiri,” bebernya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, salah seorang penjambret yang beraksi di kawasan Jalan Rajawali simpang Jalan Lele Kota Palangka Raya Rabu (6/11/19) malam berhasil ditangkap warga ketika gagal beraksi.

Pelaku yang berhasil ditangkap masyarakat itu menjadi bulan-bulanan warga yang kebetulan melintas di kawasan setempat. Pria yang mukanya mengalami memar akibat dikeroyok massa, kini sudah diamankan di Mapolresta Palangka Raya untuk diproses secara hukum.

Kuat dugaan, pelaku yang ditangkap warga itu kerap kali melancarkan hal serupa di daerah tersebut, sehingga malam itu adalah malam apes pelaku hingga perbuatannya harus dipertanggungjawabkan di kepolisian.(Ant/Lsn)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close