Lapas Narkotika Kasongan Mantapkan Refrensi

Lapas Kusus Narkoba

Kasongan, Media Dayak

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kasongan Kelas II A ikuti Media Gathering Bersama Lapas Lapas lainnya di seluruh Indonesia di bawah naungan Direktur Jendral Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kemenhumham RI, Jum’at (28/2) , di Lapas setempat jalan Tjilik Riwut KM 8 Kasongan Kabupaten Katingan.

            Menurut Kepala Lapas Narkotika Kasongan Kelas II A, Wono melalui Kasi Pembinaan Anak Didik (Bindik) Angus Hardianto, kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan refrensi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di seluruh Indonesia.

            Maksudnya, memantapkan administrasi Lapas yang dicanangkan oleh Dirjen PAS, dalam 15 program, diantaranya rehabilitasi sosial, pembinaan kemandirian, percepatan program integrasi, yang di dalamnya termuat pula remisi, pencegahan penyakit menular, peningkatan kualitas WDP menjadi WTP, meningkatkan penerimaan daerah bukan pajak dan penyelenggaraan sekolah mandiri.

“Sedangkan program yang ada di Lapas Kasongan Kelas II A hanya ada program rehabilitasi sebanyak 300 warga binaan, rehabilitasi sosial dan peningkatan 8 poin kegiatan kemandirian,” sebutnya, seraya menjelaskan, dalam 1 paket terdiri dari 20 orang warga binaan dan masing-masing diberikan sertifikat.

            Selanjutnya dia juga menjelaskan tentang kondisi napi narkotika yang merupakan warga binaannya di Lapas itu sendiri. Maksudnya, Lapas bukan sebagai tempat pembalasan, tapi merupakan tempat pembinaan.

 “Sehingga, masyarakat Umum diminta untuk menerima kembali di lingkungan tempat tinggalnya, ketika mereka sudah bebas dari binaan di Lapas ini,” harapnya.

            Kemudian, kepada warga binaan, setelah kembali ke tempat tinggalnya masing-masing dirinya berharap agar tidak mngulangi  lagi perbuatan yang pernah dilakukannya, tapi  hendaklah berbuat dan bekerja sebagaimana mestinya,

“Dengan menggunakan ilmu yang sudah diperoleh saat di Lapas, yaitu semua kekreatifannya selama dibina di Lapas ini baik perbengkelan, kerajinan tangan maupun ilmu-ilmu positif lainnya,” pungkasnya.(Kas/Lsn)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close