Kurang Mesin Penyebab Macetnya PDAM

Wabup Katingan Sunardi NT Litang saat mengecek sarana dan prasarana PDAM Kabupaten Katingan, dan menanyakan kepada direktur PDAM Adiansyah tentang kondisi mesin untuk menyalurkan air bersih kepada ribuan pelanggan di kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan Selasa (24/03/2020).(Media Dayak/Ist) 

Kasongan, Media Dayak

Kurangnya mesin penyalur air ternyata merupakan penyebab macetnya air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Katingan yang dikeluhkan oleh masyarakat di beberapa titik.

Demikian yang dikatakan Wakil Bupati (Wabup) Katingan Sunardi NT Litang kepada sejumlah media, saat dirinya melakukan pengecekan sarana dan prasarana di tempat penyulingan air bersih PDAM setempat, Selasa (24/03/2020).

Sunardi NT Litang menyatakan, mesin untuk melemparkan atau menyalurkan air besih kepada ribuan pelanggan, terutama pelanggan yang ada di wilayah kecamatan Katingan Hilir, yang terpasang hanya 1 unit saja. Sedangkan pelanggannya melebihi dari kapasitas. “Oleh karena  hanya 1 unit saja, sedangkan kerjanya 1x 24 jam tentu saja kian hari mesin tersebut daya lemparnya tidak sekencang saat baru dibeli,” terangnya.

Sehubungan dengan itu, dalam waktu yang tidak beberapa lama lagi PDAM akan menganggarkan untuk pembelian mesin baru guna menambah mesin yang ada. Dengan bertambahnya mesin baru, tentu saja akan menambah pula kencangnya daya lempar air yang disalurkan ke ribuan pelanggan. “Karena, mesin itu nantinya bisa dipakai secara bergantian (aplusan). Setidaknya, mesin bisa bekerja  1×12 jam/unit,” jelasnya.

Terkait dengan kualitas air yang disalurkan kepada para pelanggan, orang nomor dua di bumi Penyang Hinje Simpei ini berharap dengan sangat kepada direktur PDAM setempat untuk meningkatkan pelayanan dari sisi penyaluran dan kualitas air serta dari sisi administrasinya. “Sebaliknya, kepada pelanggan agar memenuhi kewajibannya untuk membayar tagihan setiap bulannya,” ingatnya. (Kas)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close