Kualitas Udara Palangka Raya Kembali Tidak Sehat

Fahrizal Fitri

Palangka Raya, Media Dayak

      Kabut asap kebakran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya, bahkan berdasarkan status Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Palangka Raya kembali tidak sehat. Padahal, beberapa waktu terakhir kualitas udara di Kota Palangka Raya kembali sehat pasca terjadinya hujan.

Sekretaris Daerah Kalteng Fahrizal Fitri menyebutkan, sumur bor yang ada saat ini harapannya dapat menjadi salah satu pencegahan terjadinya karhutla di Kalteng. Saat ini, lanjutnya, sumur bor yang dibangun oleh Badan Restorasi Gambut (BRG) yang kedalamannya mencapai 30 meter.

“Harapannya air yang berada di sumur tersebut tidak hanya di permukaan saja, sehingga potensi sumber air untuk pencegahan kebakaran dapat dimaksimalkan,” katanya saat ditemui di DLH belum lama ini.

Untuk itu, harusnya, dalam masa pemeliharaan saat memasuki musim kemarau harus ada percobaan kembali sumur tersebut. Dengan demikian dapat memfungsikan sumur bor sebelum kebakaran dan dapat menepis informasi yang katanya sumur bor tidak dapat digunakan. “Sumur bor yang ada saat ini semuanya bisa digunakan,” terangnya.

Sementara itu berdasarkan data ISPU dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalteng pada (21/8) lalu tercatat Particulate Matter (PM-10) di Palangka Raya berada di angka tujuh dengan status kualitas udara baik. Tetapi, selama beberapa waktu terakhir asap kembali menebal.

Data di DLH, ISPU di Kota Palangka Raya berdasarkan alat dengan stasiun pantau di Kecamatan Jekan Raya menujukkan kualitas udara di Kota Palangka Raya tidak sehat.

Berdasarkan data yang dihimpun di DLH Kalteng, selama tiga hari berturut-turut dari awal Bulan September kualitas udara di Kota Cantik menjukkan kualitas sedang pada 1-2 September, karena pada 1 September PM10 berada di angka 62 dan pada 2 September berada diangka 51. Sementara itu, Selasa (3/9) PM10 berada di angka 107 dengan kualitas udara tidak sehat.(YM)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close