Ketersedian dan Harga Pangan di Kalteng Perlu Pengawasan

Anggota DPRD Provinsi Kalteng Ina Prayawati

Palangka Raya, Media Dayak

Penyebaran virus corona di Indonesia atau yang lebih dikenal dengan sebutan COVID-19 tidak dipungkiri, berdampak pada seluruh sektor kehidupan di masyarakat, salah satunya sektor perekonomian dimana aktifitas ekspor impor yang dibatasi.

Oleh karena kalangan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta kepada pihak Pemerintah khususnya dinas/instansi terkait untuk terus melakukan pengawasan terhadap ketersediaan dan fluktuasi harga pangan dipasaran.

Menurut anggota DPRD Provinsi Kalteng Ina Prayawati pemerintah daerah jangan hanya terfokus pada permasalahan penyebaran COVID-19 saja. Namun juga harus memperhatikan kestabilan harga, ketersediaan barang-barang kebutuhan pokok di pasar.

“Ditengah epidemi COVID-19 ini, saya harap pemerintah dapat mengambil sikap tegas dan mengawasi harga barang-barang kebutuhan pokok di pasar, serta mengawasi ketersediaannya,” Ucap Ina Prayawati, saat dibincangi mediadayak.co.id, di gedung dewan, jalan S.Parman, Kamis  (26/3).

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) IV, meliputi Kabupaten Barito Timur, Barito Selatan, Barito Utara dan Murunt Raya ini juga menegaskan, ditengah kondisi epidemi COVID-19 yang sedang melanda Indonesia termasuk Bumi Tambun Bungai saat ini, pasti akan ada beberapa oknum yang memanfaatkan kondisi tersebut untuk memonopoli kebutuhan barang pokok, seperti penimbunan dan monopoli harga.

“Untuk itu, harus dipantau dan diawasi secara berkala terkait harga dan ketersediaan barang pokok di pasar. Selain itu, kepada seluruh masyarakat Kalteng, saya mengimbau agar jangan terlalu panik. Bantu juga pemerintah dalam mengawasi, laporkan kepada yang berwajib apabila ada penimbunan atau harga jual barang pokok yang tidak wajar,” pungkas anggota Komisi II, yang membidangi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) ini.(Nvd)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close