Kembangkan Sektor Peternakan, Komisi II DPRD Kalteng Kunker Ke Jatim

Foto : Komisi II DPRD Kalteng saat melaksanakan Kunker ke Provinsi Jatim terkait pengembangan sektor Peternakan.(Media Dayak/Novan)

Palangka Raya, Media Dayak

Kalangan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mendorong pihak Pemerintah untuk mengembangkan perekonomian melalui sektor Peternakan. Pasalnya sektor peternakan dinilai cukup menjanjikan.

Menurut anggota Komisi II DPRD Kalteng yang membidangi perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Ina Prayawati, pada saat melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Desa Kebon Sari, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur (Jatim), pihaknya melihat secara langsung pengembangan potensi peternakan khususnya ternak bebek, yang dikelola masyarakat diwilayah setempat

“Saat kami melaksankan kunjungan ke Desa Kebon Sari, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jatim, ada satu lokasi yang dinamakan Kampung Itik, dimana mayoritas masyarakatnya adalah peternak bebek petelur dan saat ini, kampung tersebut telah mendapatkan penghargaan dari Pemerintah setemoat selama 4 tahun berturut-turut,”Ucap Ina Prayawati, saat dikonformasi Mediadayak.co.id,melalui pesan whatsapp, Kamis (6/2).

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, meliputi Kabupaten Barito Timur, Barito Selatan, Barito Utara dan Murung Raya ini juga menjelaskan, di kampung itik terdapat 30 hingga 40 peternak itik yang memiliki kisaran 50 hingga 100 ribu ekor Itik dan dapat menghasilkan 60 ribu telur perhari.

“Dari 50 hingga 100 ribu ekor Itik yang dikelola oleh peternak Kampung Itik, setiap harinya mampu memproduksi telur sebanyak 40 hingga 60 ribu butir, kemudian telur – telur Itik tersebut di kirim ke seluruh wilayah Jatim,”Ujar Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini.

Disisi lain, anggota Komisi II DPRD Kalteng dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Jainudin Karim mengungkapkan, selain mengekspor keseluruh wilayah Provinsi Jatim, sebagian telur-telur yang di produksi oleh peternak itik diwilayah Kampung Itik juga dibuat menjadi telur asin dengan berbagai rasa.

Oleh karena itu, pihaknya berharap pengembangan sektor peternakan itik juga dapat diterapkan di Bumi Tambun , seperti yang diterapkan oleh masyarakat kamoung itik Kabupaten Sidoarjo.

“Kita berharap agar kedepannya, pengembangan sektor Peternakan khususnya itik petelur, juga bisa di terapkan di Kalteng, karena saat ini kita masih bergantung dengan pasokan dari luar daerah. Padahal apabila dikembangkan dengan maksimal, provinsi Kalteng juga mampu seperti wilayah Sidoarjo yang menjadi penghasil Telur Itik,”Pungkasnya.

Untuk diketahui, saat ini ada beberapa wilayah yang juga mengembangkan peternakan itik, diantaranya yaitu Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, teluk Sampit dan Pulau Hanaut di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dengan Kisaran 2 sampai 3 ribu ekor pertahun, Kemudian Desa Dorong, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur dengan pengelolaan 30 ekor bebek petelur per orang dan luasan lahan 50 meter.(Nvd)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close