Kalteng Perkuat Kabupaten Yang Berbatasan Dengan IKN

Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran saat bincang santai sambil berkoordinasi pembangunan dengan Bupati Barito Selatan, Edi Raya, di rumah jabatan Bupati Barsel belum lama ini. (Media Dayak/Yanting)

Palangka Raya, Media Dayak

     Sebagai salah satu provinsi yang bertetangga dengan calon Ibu Kota Negara (IKN) Republik Indonesia,Provinsi Kalimantan Tengah terus melakukan pembangunan dan penguatan wilayah kabupaten yang berdekatan dengan Kalimantan Timur seperti wilayah Daerah Air Sungai (DAS) Barito.

Salah satu cara yang dilakukan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran adalah memperkuat koordinasi antar kepala daerah guna membahas proyeksi pembangunan daerah.

“Kabupaten di wilayah perbatasan dengan IKN menjadi salah satu perhatian untuk dikembangkan pembangunan dan penguatan. Hal tersebut meliputi infrastruktur, ketahanan pangan dan aspek lainnya,” katanya, kemarin.

Sugianto menilai, sebagai wilayah yang berdekatan, penting bagi Kalteng dapat meraih kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan. Salah satunya menjadi jembatan bagi masyarakat yang ingin mobilisasi ke IKN.

“Untuk itu, Kalteng perlu koordinasi yang kuat antara kepala daerah di Kabupaten. Khususnya wilayah DAS Barito,” ungkap Sugianto, baru-baru ini saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Barito Timur.

Gubernur menuturkan, dalam setiap pembangunan yang akan dilakukan di Kalteng, pihaknya menginginkan perencanaan yang matang. Baik itu infrastruktur jalan maupun ketahanan pangan. Lokasi yang ditentukan, harus benar-benar tepat. Ia tak menginginkan pembangunan hanya bersifat asal-asalan.

“Perencanaan matang dapat membuat seluruh pembangunan memiliki manfaat besar bagi Kalteng. Seperti ketahanan pangan, Kalteng dengan lahan yang luas diharapkan mampu memberikan sumbangsih dalam segi pangan,” imbuh Sugianto.

Untuk infrastruktur, saat ini di Kalteng memiliki dua opsi pembangunan jalan melalui darat. Opsi pertama melalui Desa Benangin Kabupaten Barito Utara yang akan tembus menuju Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur. 

Opsi kedua adalah melalui Desa Pasar Panas di Kabupaten Barito Timur yang akan tembus menuju Kabupaten Tanjung lalu lanjut ke Kota Samarinda.

“Secepatnya akan kita rencanakan. Pada intinya setiap kabupaten harus memiliki koordinasi yang kuat dengan Pemerintah Provinsi karena tujuannya untuk menyamakan persepsi dalam pembangunan daerah,” pungkas Sugianto.(YM)

image_print
Menampilkan lebih banyak
Close